
JoSS, JAKARTA – Sutradara Film Gundala, Joko Anwar menyebut sejumlah investor asing berniat membeli film superhero tersebut untuk diedarkan dan tayang di Amerika, Eropa dan sejumlah negara di Asia.
“Terus terang tiap hari banyak investor (distributor film) minta Gundala. Banyak banget. Mereka mau beli Gundala, mau diedarkan di negara mereka,” kata Joko, seperti dikutip dari CNNIndonesia, belum lama ini.
Meski tidak menyebut secara detail, Joko berkata distributor film itu berasal dari Amerika Serikat, negara-negara Eropa, juga Asia. Dirinya mengaku tidak memiliki tujuan atau target negara yang ingin disambangi Gundala karena semua diserahkan pada produser.
“Cuma kan kami cari deal yang paling bagus. Sekarang produser lagi negosiasi,” tuturnya.
Berkaca dari pengalaman film Pengabdi Setan, Joko optimis Gundala bakal punya kesempatan serupa. Meski sudah turun layar, film Pengabdi Setan bisa tayang di berbagai negara tanpa kehilangan antusiasme penikmat film.
Di sisi lain, harapan untuk ‘menembus’ Oscar seperti yang didengungkan netizen disebut Joko tidak bisa jadi kenyataan. “Enggaklah, Gundala kan film action, mana pernah film action ke Oscar. Oscar enggak ada film action lah,” ujar Joko.
Sementara itu, terkait Film Indonesia yang melenggang untuk ikut ajang bergengsi memeprebutkan Piala Oscar pada tahun ini, adalah ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ karya Garin Nugroho.
Baca juga: Main Film Horor, Cinta Laura Belajar Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar
Menurut Joko menilai pilihan itu memang sudah tepat.
“Filmnya bukan saja dibuat dengan baik secara teknis dan estetika, tapi juga memiliki banyak sekali kelebihan yang bikin film ini luar biasa. Karena film ini sudah diakui oleh banyak festival bergengsi di seluruh dunia, reputasinya baik , dan temanya timely, relevan. Menampilkan wajah Indo yang sangat akurat,” kata Joko.
Dalam sebuah survei warganet terkait film Indonesia yang dijagokan untuk dikirim dan berkompetisi di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik Academy Awards ke-92 di Dolby Theatre, Los Angeles pada 9 Februari 2020, film Gundala justru mendapat suara terbanyak.
Melalui jajak pendapat di Twitter pada Senin (16/9), terkumpul 744 suara yang telah memberikan pendapat mereka soal film Indonesia yang dijagokan berkompetisi di Oscar 2020. Film besutan Joko Anwar ini mendapatkan dukungan paling banyak dengan perolehan 47 persen.
Film yang diadaptasi dari komik karya Hasmi itu bercerita tentang Sancaka (diperankan Abimana Aryasatya) yang hidup di jalanan sejak orang tuanya meninggalkannya. Menjalani kehidupan yang berat, ia memikirkan keselamatannya sendiri untuk bertahan hidup.
Ketika keadaan kota makin buruk dan ketidakadilan berkecamuk di seluruh negara, Sancaka harus memutuskan, apakah dia terus menjaga dirinya sendiri atau bangkit menjadi pahlawan bagi mereka yang tertindas.
Setelah Gundala, film yang dinilai pembaca CNNIndonesia.com layak berlaga di Oscar adalah Kucumbu Tubuh Indahku karya Garin Nugroho dengan 21 persen dukungan. Sementara, di posisi ketiga film 27 Steps of May garapan Ravi Bharwani memiliki selisih tipis dengan Kucumbu Tubuh Indahku yakni meraih 20 persen dukungan. (lna)

Leave a Reply