Dua Ribu Orang Demo Tolak Pembekuan Parlemen Oleh PM Inggris Boris Johnson

JoSS, LONDON – Sekitar dua ribu orang dari berbagai wilayah di Inggris dan Irlandia Utara melakukan unjuk rasa pada Sabtu, (31/8) untuk melawan keputusan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson yang akan membekukan parlemen.

Sebelumnya diketahui, atas persetujuan Ratu Elizabet II, PM Inggris Boris Johnson akan membekukan parlemen selama satu bulan atau sebelum jatuh tempo Inggris angkat kaki dari Uni Eropa atau Brexit.

Dikutip dari reuters.com, Minggu, (1/9) sekitar dua ribu orang berunjuk rasa di depan kantor perdana menteri di Downing Street, London, Inggris. Mereka meneriakkan kata ‘Johnson pembohong’. Terlihat pula papan yang bertuliskan ‘#hentikan kudeta. Pertahankan demokrasi dan selamatkan masa depan’.

Unjuk rasa serupa dijadwalkan dilakukan di beberapa wilayah bagian Inggris lainnya seperti England, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara.

Sebelumnya Perdana Menteri Johnson berjanji akan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober 2019 dalam kondisi dengan atau tanpa kesepakatan. Langkah membekukan parlemen oleh Johnson selama sebulan ditujukan agar menghindarinya dari upaya oposisi yang ingin menghentikannya langkahnya.

Baca juga: Ketidakpastian Brexit Bikin 98 Perusahaan Besar Angkat Kaki dari Inggris

Pemerintah Inggris mengatakan adalah hal yang biasa membekukan parlemen sebelum perdana menteri Inggris yang baru memaparkan kebijakannya yang dijadwalkan dilakukan pada 14 Oktober 2019.

Para pendukung Perdana Menteri Johnson mengatakan anggota parlemen biasanya reses setiap pekan keempat September atau persisnya saat partai-partai politik besar di Inggris menggelar konferensi tahunan mereka.

Akan tetapi sejumlah kritik mengatakan penghentian sementara parlemen Inggris atau yang disebut dengan istilah prorogation sebelumnya tidak berlangsung lama.

Walhasil, keputusan Johnson ini pun digambarkan sebagai upaya untuk mengurangi para anggota parlemen melakukan debat sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober 2019.

Kubu oposisi di parlemen Inggris ingin mencegah diberlakukannya pembekuan sementara parlemen dan ingin meloloskan aturan untuk menghindari no-deal Brexit atau Inggris keluar tanpa kesepakatan. Parlemen Inggris akan kembali dari reses musim panas pada Selasa, 3 September 2019. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*