Dapat Jaminan Pemerintah Rp5,2 Triliun, Tol Semarang-Demak Mulai Dibangun

Ilustrasi | Foto: detik.com

JoSS, JAKARTA – Sempat tertunda, akhirnya pembangunan tanggul laut Kota Semarang akhirnya bisa direalisasikan, setelah pemerintah melalui PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII) memberikan jaminan senilai Rp5,2 triliun untuk pembangunan proyek jalan tol Semarang-Demak.

Hal ini ditandai dengan penandatangan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) antara Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak yang digelar di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta, kemarin (23/9).

Acara penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT PP Semarang Demak Handoko Yudianto bersama Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan disaksikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat, serta Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Tol Semarang-Demak memiliki panjang 27 km dan akan menelan investasi sebesar Rp 15,3 triliun. Tol ini akan terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang yang terbagi menjadi 2 seksi. Seksi I Kota Semarang dan seksi II Kabupaten Demak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan jaminan diberikan untuk melindungi investor dari risiko baik terminasi maupun nointerminasi. Adapun yang dimaksud dengan risiko terminasi bisa terjadi berkaitan dengan penghentian kerja sama secara tiba-tiba.

Baca juga: Pemkot Semarang Bakal Bangun 4 Embung

Sementara itu bisa berbentuk risiko nonterminasi berbentuk keterlambatan pengadaan tanah atau pengembalian dana talangan tanah.

Sri Mulyani mengatakan pemberian jaminan dilakukan agar swasta yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut bisa lebih fokus dalam membangun dan menyelesaikan infrastruktur yang mereka kerjakan. Pasalnya, dengan penjaminan tersebut, kontraktor tidak lagi dibebani oleh pikiran bahwa proyek yang mereka kerjakan akan memberikan risiko.

“Jadi dengan ini, hampir semua risiko dijamin pemerintah sehingga mereka bisa fokus dalam membangun dan menyelesaikan pembangunan infrastruktur,” katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/9).

Ia berharap dengan pemberian jaminan tersebut ke depan pembangunan Tol Semarang-Demak bisa dipercepat. Sebagai informasi Tol Semarang- Demak memiliki panjang 27 kilometer.

Pembangunan tol diperkirakan menelan dana sampai dengan Rp15 triliun. Pembangunan tol tersebut ditargetkan bisa dimulai tahun ini dan selesai pada 2022 mendatang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap keberadaan tol tersebut nantinya membuat wilayah Jawa terkoneksi dengan baik.

Konsorsium yakni PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Misi Mulia Metrical sebagai pemenang lelang dan membentuk PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak bertugas menggarap seksi II sepanjang 16,31 kilometer dengan total investasi Rp 5,6 triliun. Kemudian, masa konsesi selama 35 tahun.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambut baik adanya penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol Semarang-Demak, dimana terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang.

“Dengan adanya penandatanganan tersebut maka proses pembangunan tanggul laut Kota Semarang resmi bergulir,” ujarnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*