[widget id="text-5"]

Walikota Solo Mendesak Pengusutan Aksi Vandalisme di Wilayahnya

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo | Foto: twitter

JoSS, SOLO – Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mendesak pihak kepolisian segera mengusust tuntas pelaku aksi vandalisme berbau provokasi Papua. Dia menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat Papua yang tinggal di wilayahnya.

“Tidak ada warga Solo yang mendiskreditkan saudara-saudara Papua. Saya jamin masyarakat Papua, baik mahasiswa atau siapapun yang tinggal di sini aman dan nyaman,” katanya, seperti dikutip dari Detik.com, Jumat (23/8).

Terkait vandalisme provokatif soal Papua yang ditemukan di beberapa lokasi, Rudy meminta kepolisian segera mengusutnya. Dia mengimbau agar masyarakat Solo ikut menenangkan suasana panas yang terkait Papua.

“Solo tetap harus kondusif, aman. Jika ada yang ingin memecah belah harus kita hadapi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, hingga kini  Polres Kota Surakarta, Jawa Tengah masih melakukan penyelidikan untuk segera mengungkap pelaku terkait kasus vandalisme yang dapat memprovokasi masyarakat di Kota Solo.

Demikian disampaikan Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, di Solo, Jumat (23/8).

“Kami berharap soal vandalisme, masyarakat Solo tidak mudah terprovokasi,” katanya, Vandalisme tersebut terkait masalah Papua, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Pembangunan Underpass Jalan Transito Solo Ditunda, Ini Alasannya

Menurut Andy pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan warga Papua di Solo. Mereka juga dengan adanya isu atau vandalisme itu merasa tidak nyaman, karena mereka menyatakan bahwa kegiatan itu, bukan perbuatannya.

Oleh karena itu, Polres mengimbau masyarakat harus bijaksana dan lebih pintar untuk melihat apakah hanya provokatif atau tidak Pihaknya mendapat laporkan penemuan adanya tulisan vandalisme ada tiga tempat di Solo, yakni di Jalan Juanda Purwodiningratan, Jalan Dr, Sutomo Kalitan, dan Jalan Ronggowarsito Timuran.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat agar kerja sama dengan kepolisian berpartisipasi dalam mencegah hal hal seperti itu. Tentu saja hal itu, menjadi tidak nyaman bagi warga Papua di Solo.

Warga Papua yang tinggal di kota ini, kata dia, sudah lama dan tujuannya untuk belajar dan bekerja. Namun, adanya isu seperti itu, warga Papua yang tinggal di kota ini, merasa tidak nyaman. “Kami sudah upayakan, agar cepat mengungkap pelakunya yang menyebar vandalisme di Solo,” kata Andy menegaskan.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan vandalisme di beberapa tempat itu. Apakah murni dari kelompok itu, atau hal hal yang lain. “Kami tetap meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan, dan juga sudah disampaikan ke petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) agar bisa mengajak masyarakat menjaga lingkungannya masing-masing. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]