Terlempar Ke Sekolah Berjarak 30 KM, Puluhan Calon Siswa Cabut Berkas

Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SUKOHARJO – Belasan pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA negeri di Sukoharjo mencabut berkas dan beralih ke sekolah swasta. Hal itu dilakukan karena mereka tidak tertampung disekolah tersebut dan terlempar ke sekolah yang berjarak 30 kilometer karena sistem zonasi.

Puluhan calon siswa baru yang diantar orang tua atau kerabat mereka mencabut berkas pendaftaran PPDB SMAN 3 Sukoharjo. Mayoritas calon siswa baru berdomisili di wilayah Kecamatan Grogol seperti Madegondo, Gedangan, Parangjoro, dan Telukan. Calon siswa baru yang diterima di SMAN diumumkan pada 9 Juli.

Paniti PPDB SMAN 3 Sukoharjo, Sungkono mengatakan para calon siswa baru yang tak diterima di SMAN 3 Sukoharjo otomatis terlempar ke sekolah lain yang jaraknya cukup jauh.

Baca juga: Sistem Zonasi, Pingin Dekat Malah Jauh

“Sebagian besar calon siswa baru yang mencabut berkas pendaftaran berasal dari wilayah Grogol. Tidak ada sekolah negeri di wilayah Grogol sehingga para calon siswa baru menyerbu sekolah negeri di Sukoharjo Kota,” katanya, seperti dikutip dari Solopos, Selasa (10/7).

Mereka diterima di sekolah pilihan kedua di SMAN 1 Bulu. Namun, jarak antara rumah dengan sekolah lebih dari 15 kilometer. Para calon siswa baru kebingungan lantaran harus menempuh perjalanan jauh saat berangkat dan pulang sekolah.

Mereka akhirnya memilih mencabut berkas pendaftaran dan mendaftar ke sekolah swasta yang lokasinya tak terlalu jauh dari rumah. “Bisa lebih dari 30 menit untuk sampai di sekolah. Hingga siang hari, sudah ada 17 calon siswa yang mencabut berkas pendaftaran,” tutur dia.

Pernyataan senada diungkapkan Kepala SMAN 1 Mojolaban, Harmani. Ada beberapa calon siswa baru yang mencabut berkas pendaftaran PPDB dan memilih mendaftar ke sekolah swasta.

Mereka terlempar ke sekolah lain di luar zona yang lokasinya cukup jauh dari rumah. Namun, Harmani tak hafal secara terperinci jumlah calon siswa baru yang mencabut berkas pendaftaran. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*