Bulog Tambah Outlet Beras di Jogja Jadi 10.000

Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JOGJA – Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menambah outlet rumah pangan kita (RPK) di wilayah ini menjadi 10.000 outlet. Hal itu guna memperluas jaringan distribusi pangan.

Kepala Perum Bulog Divre DIY Rini Andrida mengatakan saat ini jumlah outlet RPK di DIY mencapai 7.000 yang tersebar di wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas. Hingga akhir 2019, akan ditambah lagi 3.000 outlet hingga akhir tahun ini.

“Ini menjadi tantangan bagi kami. Kami akan melakukan berbagai upaya yang diperlukan untuk mencapai target tersebut,” katanya, belum lama ini seperti dikutip dari harianjogja.com.

Rini menyebutkan upaya yang dilakukan yakni dengan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, instansi, organisasi.

“Misalnya kami kerja sama dengan Polri, PKK, pemerintah daerah yang menargetkan setiap kelurahan satu RPK, lembaga-lembaga lain, pondok pesantren, Pemkot Jogja, salah satu operator ojek online [Grab], dan pihak lain,” jelas dia.

Baca juga: Pembangunan Pasar Klewer Dimulai Agustus, Ini Tahapannya

Ia mengakui untuk mengembangkan RPK ada tantangan yang dihadapi. Tantangan tersebut yakni manajemen logistik misalnya pengaturan angkutan distribusi yang harus dipetakan agar efisien.

Selain itu, dukungan sumber daya manusia yang andal juga diperlukan. Ke depan, pihaknya akan mengembangkan dukungan IT yang canggih.

“Kami berkomitmen untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan pangan. Manajemen logistik standar sudah dimiliki dan akan ada teknologi seperti tracking. Agar bisa dipantau dari pusat, bagaimana kondisi di lapangan terkait pendistribusian logistik di titik-titik distribusi,”ujarnya.

Menurutnya, repeat order dari RPK yang sudah ada bervariasi. Jika repeat order tergolong sering, bisa menjadi indikasi minat masyarakat juga tinggi. Pada masa Lebaran pun terpantau lebih ramai. Rini mengatakan pada momen tertentu keberadaan RPK sangat menolong untuk ketersediaan bahan pangan.

“Ketersediaan paling penting. Di DIY ini cukup. Bahan pangan juga beragam ada beras, gula, minyak goreng, daging beku. Untuk daging beku memang beberapa RPK enggak dilengkapi dengan lemari pendingin, jadi belinya masih parsial,” kata dia. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*