Bromo Masih Jadi Tujuan Favorit Pemudik

Taman Nasional Gunung Bromo | Foto: google

JoSS, MALANG – Jelang akhir Ramadan, sejumlah tempat wisata ramai dikunjungi wisatawan, khusunya pemudik yang tengah berada dikampung halaman. Tak terkecuali taman Nasional Gunung Bromo yang terletak di Jawa Timur tampak mulai dipadati pengunjung di hari pertama libur panjang jelang Hari Raya Lebaran.

Sejak pukul 03.00 pagi, sejumlah hardtop yang mengantar para wisatawan tampak mulai berangkat dari Wonokitri, salah satu pintu masuk menuju Gunung Bromo.

Tiba di Puncak penanjakan, sejumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara tampak memadati Puncak Penanjakan, salah satu lokasi yang wajib dikunjungi untuk menyaksikan terbitnya matahari.

Hawa dingin yang menusuk tulang tampaknya tak menjadi penghalang bagi para wisatawan untuk menyaksikan langsung dan mengabadikan bangunnya sang Surya.

Tak lama, langit yang tadinya gelap bertabur bintangpun mulai berganti dengan pendaran cahaya matahari dari ufuk timur. Warna gelap, biru hingga jingga mulai menyapa hingga akhirnya matahari tampak bulat sempurna dan memancarkan cahaya keemasan sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Selain puncak penanjakan, ada sejumlah spot lain yang bisa dikunjungi saat berwisata ke Gunung Bromo seperti kawah gunung, bukit teletubies, dan pasir berbisik yang merupakan hamparan pasir maha luas layaknya gurun.

Objek wisata lokal memang masih menjadi favorit masyarakat menyusul tingginya harga tiket pesawat yang membuat pelancong enggan bepergian ke luar kota atau ke luar negeri.

Destinasi wisata di Jawa dan wilayah bagian selatan Sumatra bakal ramai dengan pemudik yang mencoba akses baru tol Trans Jawa dan Trans Sumatra pada sekitar libur Lebaran.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) N. Rusmiati memperkirakan, pada libur Lebaran tahun ini, keramaian banyak terjadi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra karena tersambungnya ruas tol Trans Jawa dan beberapa ruas tol Trans Sumatera.

“Karena tiket pesawat masih tinggi, keramaian baik hotel dan tempat wisata akan terjadi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Di Pulau Sumatra ramai yang dilintasi tol seperti Lampung dan Palembang. Kalau di luar itu sepi, karena orang mikir harga tiket sekarang,” ucapnya, seperti dikutip dari Bisnis.com.

Menurutnya, maskapai perlu memberikan harga khusus pada libur Lebaran untuk meningkatkan animo masyarakat berwisata ke luar Pulau Jawa.

Terpisah, Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azahari berpendapat adanya libur bersama saat Lebaran antara PNS dan pegawai swasta ini sangat bagus guna meningkatkan pemudik atau wisnus untuk memanfaatkan liburannya dan menikmati destinasi wisata di kampung halamannya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah harus bisa menangkap peluang ini dengan mengemas produk wisatanya dengan baik desa wisata dan lain sebagainya yang instagramable sehingga pemudik bisa mendapatkan pengalaman yang unik.

“Infrastruktur harus dibenahi dengan baik terutama yang menuju ke destinasi pariwisata daerah,” katanya.

Menurutnya, tren wisata pada libur Lebaran ini akan ramai pada destinasi yang berada di daerah Trans Jawa. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*