
JoSS, LONDON – Pascapengunduran diri Perdana Menteri Inggris Theresa May, Jumat pekan lalu, setidaknya ada 13 nama yang menyatakan diri membidik kursi jabatan tersebut. Namun, hanya 3 kandidat yang dinilai kuat dan kompeten bersaing di bursa perdana menteri.
Tiga politikus yang dianggap menjadi kandidat kuat, yaitu Boris Johnson, Dominic Raab dan Jeremy Hunt.
Boris Johnson merupakan mantan menteri luar negeri May yang mengundurkan diri pada Juli 2018 lalu. Ia mundur setelah beradu pendapat dengan May terkait negosiasi Brexit.
Pria 54 tahun itu merupakan salah satu politikus tersohor di Inggris. Ia dikenal sebagai politikus tegas dengan pernyataan kontroversialnya. Johnson juga dikenal memiliki rekor buruk sebagai menteri yang memiliki banyak “musuh politik” di parlemen.
Ia menjadi salah satu kandidat terkuat pengganti May. Johnson juga merupakan salah satu tokoh yang menggiring Inggris menggelar referendum Brexit pada 2016 lalu.
Sedangkan Dominic Raab juga merupakan mantan menteri kabinet May. Senada dengan Johnson, mantan menteri urusan Brexit itu mundur pada 2018 lalu dari jabatannya sebagai bentuk protes atas proposal Brexit usulan May.
Baca juga: Theresa May Dianggap Gagal, Parlemen Ambil Alih Kontrol Brexit
Ia menganggap May yang ingin menggiring Inggris tetap menjalin kerja sama dengan Uni Eropa selepas Brexit tak sejalan dengan janji perempuan itu saat diangkat sebagai PM pada 2017 lalu.
Politikus 45 tahun itu menuturkan dia akan berusaha mencari “kesepakatan yang lebih adil” lagi dengan Uni Eropa setelah Inggris resmi keluar dari blok itu, terutama soal bea cukai dan perbatasan yang berkaitan dengan Irlandia Utara, jika terpilih sebagai penerus May.
Raab juga sependapat dengan Johnson yang menegaskan tidak akan menunda Brexit meski harus keluar Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun.
Kemudian Jeremy Hunt yang merupakan menteri luar negeri. Dia diangkat pada Juli lalu menggantikan Johnson. Hunt merupakan pendukung Inggris tetap berada di Uni Eropa.
Sebelum menjadi menteri luar negeri, pria 52 tahun ini juga pernah menjabat sebagai menteri kesehatan. Hunt juga pendukung proposal Brexit gagasan May.
“Saya selalu mendukung Brexit dengan kesepakatan karena saya pikir akan ada banyak dampak negatif yang dihasilkan jika Inggris keluar Uni Eropa tanpa kesepakatan dengan blok itu, sesuatu yang seluruh pihak yang punya akal sehat ingin mengindarinya,” papar Hunt April lalu, seperti dikutip dari CNNindonesia. (lna)

Leave a Reply