Naik Merbabu Kini Harus Daftar Secara Online

Merbabu
Ilustrasi mendaki gunung | Foto: google

JoSS, BOYOLALI – Bagi para pendaki gunung, Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu mulai menerapkan pendaftaran secara online. Selain itu jumlah pendaki akan dibatasi 1.000 orang setiap harinya.

Plh Kepala Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu, Johan Setiawan mengatakan, saat ini pendaftaran pendakian sudah bisa dilakukan di http://www.tngunungmerbabu.org atau secara manual di pintu jalur pendakian.

“Saat ini mulai kami uji cobakan pendaftaran online, tetapi pendaftaran analog juga masih bisa,” ujarnya, sesuai yang dilansir dari okezone.com, Rabu (1/5).

Menurutnya, ke depan pendaftaran pendakian secara online ini akan diterapkan secara penuh dan saat ini pihaknya masih memantapkan infrastruktur dan SDM. “Sekarang kan masih transisi dari analog ke online sehingga perlahan-lahan kami mantapkan dulu infrastruktur dan kapasitas SDM kawan-kawan,” jelasnya.

Dengan pendaftaran secara online ini, diharapkan manajemen pendakian akan lebih mudah karena data pendaki yang terekam juga lebih detail. Sedangkan bagi pendaki sendiri, pendaftaran secara online ini akan memudahkan mereka dalam melakukan perencanaan pendakian.

Baca juga: Gunung Kembang Kian Populer di Kalangan Pendaki, Ini Alasannya

Ke depan, lanjutnya, pendakian ke Merbabu juga akan dibatasi 1.000 orang per hari demi kenyamanan pendaki serta memperhatikan daya dukung jalur.

“Nantinya akan kami batasi 1.000 orang per hari, tapi kuota ini akan kami evaluasi terus. Pembatasan ini bertujuan agar pendaki tidak menumpuk, menambah kenyamanan dan keselamatan, menyesuaikan daya dukung jalur, serta memudahkan pemantauan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, jalur yang pendakian Gunung Merbabu adalah jalur Selo di Dukuh Genting, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali, jalur Suwanting di Dukuh Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan. Magelang, jalur Cunthel di Dukuh Cunthel, Kopeng, Kecamatan Getasan, Semarang, jalur Thekelan di Dukuh Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Semarang, dan jalur Wekas, Dukuh Kedakan, Desa Kenalan, Kecamatan Pakis, Magelang. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*