JoSS, SOLO – PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memperkirakan jumlah kendaraan yang masuk jalan Tol Solo-Ngawi pada saat arus mudik Lebarab 2019 mencapai 35.000 setiap harinya. Masyarakat diimbau patuhi batas kecepatan laju kendaraan.
Direktur Utama PT JSN Ari Wibowo mengatakan jumlah kendaraan yang masuk di jalan tol tersebut naik hampir tiga kali lipat dari hari biasa yang rata-rata hanya 13.000 per hari.
Untuk itu, dia mengimbau para pengendara yang melintasi jalan tol mematuhi batas aman kecepatan maksimal 100 km/jam seiring dengan meningkatnya volume kendaraan pada momentum mudik Lebaran 2019.
“Prediksinya sebanyak 35.000 kendaraan akan masuk Jalan Tol Solo-Ngawi pada puncak arus mudik Lebaran 2019,” katanya, Kamis (9/5).
Dia menuturkan dengan mematuhi batas aman kecepatan kendaraan, diharapkan dapat menghindari kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di jalan tol karena selip ban dan tabrak dari belakang.
Ia mengatakan bahwa selip ban ini bisa berdampak pada pecah ban, terutama terjadi pada saat kondisi hujan karena pengemudi tidak dapat menguasai kendaraan. (Jadi dengan mengurangi batas laju kendaraan ini diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” tuturnya.
Baca juga: Polda Jateng Siap Amankan Jalur Mudik dan Balik Lebaran 2019
Sementara itu, terkait dengan persiapan yang dilakukan oleh JSN menyambut momentum mudik, ia mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan SPBU di empat tempat istirahat dan pelayanan (TIP) tipe A.
“Untuk SPBU ini di antaranya di KM 538 dan 575. Pada prinsipnya penyediaan SPBU ini untuk memudahkan para pemudik melakukan pengisian BBM,” katanya, seperti dikutip dari Antara.
Selain itu, pihaknya juga akan menambah petugas jaga di gerbang tol untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi antrean kendaraan.
“Melihat kondisi sebelumnya antrean kendaraan di gerbang tol karena saldo habis sehingga pembayaran harus dilakukan secara manual. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk terlebih dahulu mengisi saldo sebelum masuk jalan tol,” katanya. (lna)

Leave a Reply