[widget id="text-5"]

Meriah, Karnaval Dugderan Diikuti Belasan Ribu Peserta

JoSS, SEMARANG – Karnaval Dugderan untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan di Semarang berlangsung meriah. Setidaknya 11.000 anak-anak dan pendamping dari 1.426 SD, MI, SMP, MTs memadati lapangan Simpanglima untuk mengikuti Karnaval Dugderan, Jumat (3/5).

Mereka menampilkan berbagai kesenian mulai dari rebana, marching band, drumblek, dan lainnya.

Puluhan patung warak dan manggar dengan berbagai ukuran dibawa oleh para peserta karnaval.

Berbagai ragam kostum juga dikenakan oleh para peserta, diantaranya busana muslim, busana adat daerah, bahkan kreasi kostum-kostum unik dari berbagai bahan.

Adapun rute yang dilalui dari Simpanglima, menuju Jalan Pahlawan, dan berhenti di Taman Indonesia Kaya Jalan Menteri Supeno.

Baca juga: Sejumlah Pedagang Mulai Padati Arena Dugderan di Semarang

Peserta Kontingen Ngaliyan, Sutriono mengatakan, pihaknya telah tiba di Simpanglima pukul 05.30. Dengan membawa 750 peserta, Kontingen Ngaliyan mempertunjukan berbagai kesenian seperti drumband, rebana, dan pakaian unik.

“Bulan ramadan harus disambut dengan suka cita. Ini salah satu cara kami menyambutnya, mempersiapkan diri agar bulan suci nanti bisa membawa berkah bagi kita semua,” tutur Sutriono seperti dirilis Tribunjateng.com.

Peserta Kontingen Banyumanik, Wiwit Susilowati mengatakan, dalam Dugderan kali ini, kontingennya mengangkat tema flora fauna.

Peserta mengenakan berbagai pakaian unik yang berbentuk tumbuhan dan hewan yang berban dasar barang bekas seperti plastik, koran, dan karpet.

“Kami persiapan sudah jauh-jauh hari membuat kostum unik,” katanya.

Menurutnya, gelaran dugderan merupakan agenda rutin yang harus diikuti dalam rangka menyambut bulan ramadan. Terlebih, karnaval tahun ini bertepatan dengan HUT Kota Semarang ke-472.

“Semoga nanti puasanya lancar. Ini juga bertepatan dengan HUT Semarang, semoga semarang semakin hebat dan maju,” tuturnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Olahraga (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, karnaval Duderan tahun ini lebih bervariatif dan tertata. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]