Kebutuhan Cabai Keriting di Boyolali Aman Hingga Lebaran

JoSS, BOYOLALI – Kebutuhan cabe keriting di Kabupaten Boyolali selama bulan suci Ramadhan sampai lebaran aman. Karena persedian dari musim panen mencapai puluhan juta ton.

“Kami melihat dari hasil panen petani cabai di lereng Merbabu dan Merapi di Kecamatan Selo Boyolali cabai mencapai puluhan ton, sehingga stok melimpah,” kata Kepala Dispertan Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto, di sela acara panen cabai keriting di Desa Jeruk, Kecamatan Selo Boyolali, seperti yang dilansir dari Antara,  Senin (13/5).

Menurut dia, kebutuhan cabai di Kabupaten Boyolali dari bulan Ramadhan hingga Lebaran bisa dikatakan relatif aman. Hal itu, diperkuat dengan hasil panen cabai yang sangat bagus di hamparan ladang seluas 25 hektare di seluruh Kecamatan Selo.

“Hamparan tanaman cabai di Desa Jeruk Selo, saja ada lahan seluas sekitar 10 hektare. Jenis ini, petani dapat memanen 12 hingga 13 kali dalam umur tanamnya,” terangnya.

Dia menambahkan, untuk Kecamatan Selo, total lahan yang ditanaman capai mencapai sekitar 25 hektar. Sehingga untuk kebutuhan Ramadhan hingga Lebaran di Kabupaten Boyolali relatif aman.

Pada lahan seluas satu hektar rata-rata dapat ditanami tanaman cabai mencapai 18.000 batang dengan hasil panen mencapai sekitar 9 ton per hektare. Sehingga, hasil panen cabai di kawasan Selo bisa mencapai sekitar 225 ton.

“Kami menilai kesejahteraan petani cabai juga merasakan jauh lebih baik dengan harga Rp 12.500 per kilogram,”ujarnya.

Baca juga: Bulog Jogja Gelontorkan 2 Ton Bawang Putih Kating

Selain itu, pihaknya melihat produksi satu batang tanaman cabai yang bisa mencapai enam ons ini, maka petani tidak perlu khawatir lagi.

Kendati demikian, pihaknya meminta para petani dalam membudidayakan cabai  untuk memperhatikan bibit unggul, pengendalian hama penyakit, pemupukan dan perawatan serta jangan lupa kekompakan. Hal ini, yang menentukan agar tanaman dapat bertahan dan menghasilkan pendapatan dengan baik.

Sunoto (45) salah satu anggota Kelompok Tani Gunungsari Desa Jeruk Boyolali mengatakan petani setempat sudah dapat membudidayakan tanaman cabai dengan baik. Sarana dan prasarana yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali sudah cukup membantu petani dalam bertanam cabai.

Menurut Sunoto soal kebutuhan bibit sudah mencukupi kebutuhan, sedangkan alat, dan prasarana juga sudah membantu guna meringankan para petani. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*