
JoSS, JOGJA – Pasar Sore Ramadan kembali digelar Jalan Sorogenen, Kampung Nitikan, Kecamatan Umbulharjo mulai Minggu (5/5).
Pasar sore kali ini, terhitung sudah yang ke-11. Sepanjang Jalan Sorogenen, Nitikan ini akan dipenuhi stan-stan pedagang yang terdiri dari UMKM yang telah terdaftar dan warga sekitar.
Pasar sore Ramadhan di Nitikan berbeda dengan kampung lainnya, karena menerapkan konsep drive thru. Jika pada pasar sore Ramadhan di kampung lain biasanya pembeli harus parkir terlebih dahulu baru mendatangi stan, kalau di Nitikan pembeli diperbolehkan tetap di atas motornya langsung mendatangi stan dan membeli jajanan.
Meski berpotensi menimbulkan macet, tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Selain karena ini adalah bentuk semarak Ramadhan, panitia juga telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan pengguna lalu lintas, yakni lewat gang-gang sekitar Kampung Nitikan.
Baca juga: Alun-alun Manunggal Gombong Akan Diramaikan Pasar Ramadhan
“Pelaku UMKM yang telah mendaftar berdagang di pasar sore ini sebanyak 150 stan. Tapi jumlah ini baru setengah dari total keseluruhan. Karena dari warga sendiri juga akan ikut berjualan yang jumlahnya bisa mencapai 150 stan juga,” kata Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiah Nitikan, Dwi Kuswantoro seperti dirilis Harianjogja.com.
Pada setiap gelaran Pasar Sore Ramadan Nitikan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal ini terlihat dari terus bertambahnya omzet yang dihasilkan setiap tahunnya. Dwi mengungkapkan omzet pasar sore tahun lalu mencapai Rp3,5 miliar.
“Semoga tahun ini nanti bisa lebih,” katanya.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, yang juga hadir dalam pembukaan kampung sore ini mengatakan kegiatan semacam ini selain meningkatkan semarak Ramadhan, juga bisa menguatkan perekonomian masyarakat. Dia berharap pedagang pasar sore tidak sekadar berjualan, tapi juga saling berinteraksi dengan pedagang lainnya, sehingga bisa menciptakan peluang-peluang baru.
“nanti akan terbangun komunitas pedagang yang akan saling mendukung,” katanya. (Wiek/lna)

Leave a Reply