BPBD Gunungkidul Salurkan Bantuan Air Bersih Mulai Akhir Mei

JoSS, GUNUNGKIDUL – Penyaluran air bersih kepada masyarakat di Gunungkidul segera akan direalisasikan mulai akhir Mei 2019 ini. Hal itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki, usai memimpin rapat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, Jumat (17/5).

Menurut dia rapat koordinasi dilaksanakan untuk memetakan daerah rawan kekeringan tahun ini. Secara umum pemetaan masih dalam pendataan, namun dari sisi laporan sudah ada beberapa kecamatan yang mulai dilanda kekeringan seperti Girisubo, Rongkop, Tepus, Panggang dan Purwosari.

“Untuk saat ini sudah ada desa di wilayah Panggang dan Purwosari yang mengajukan bantuan air bersih ke Kecamatan,” kata Edy kepada wartawan, Jumat (17/5) seperti dikutip Harianjogja.com.

Dia menjelaskan hasil koordinasi dengan pemerintah kecamatan disepakati bantuan air bersih disalurkan mulai akhir Mei. Untuk tahap awal, Kecamatan Rongkop menjadi wilayah yang diberikan bantuan.

“Untuk bulan berikutnya ke Girisubo, Paliyan, Panggang Tepus, dan Ponjong. Sedangkan pada Juli bantuan diarahkan ke Gedangsari dan Patuk,” katanya.

Baca juga: Kemarau Baru Mulai, Sebagian Wilayah Gunungkidul Alami Kekeringan

Edy menjelaskan untuk bantuan air bersih BPBD menyiapkan 2.000 tangki. Rencananya bantuan disalurkan menggunakan tujuh unit truk tangki yang dimilik. Jika satu tangki berkapasitas 5.000 liter maka diperkirakan ada 10 juta liter air bersih akan disalurkan tahun ini. Untuk penyaluran bantuan nantinya sesuai dengan permintaan yang diajukan masing-masing desa.

“Kami memperkirakan ancaman kekeringan berlangsung selama lima bulan. Mudah-mudahan saat penyaluran air dimulai, anggaran yang disediakan dapat mencukupi kebutuhan di masyarakat,” katanya.

Sekretaris Kecamatan Girisubo, Arif Yahya, mengatakan wilayahnya masuk daerah rawan kekeringan pada saat musim kemarau. Setiap tahunnya kekeringan melanda delapan desa, terdiri dari Desa Balong, Jepitu, Karangawen, Jerukwudel, Tileng, Songanyu, Pucung dan Desa Nglindur.

“Untuk tahun ini sudah ada yang meminta bantuan air bersih seperti di Desa Pucung. Tahun ini kami menyediakan 600 tangki air bersih untuk disalurkan ke masyarakat,” katanya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*