Tak Dipakai, Rak Parkir Sepeda Ditempati Sepeda Motor

Rak parkir
Rak parkir sepeda | Foto: solopos

JoSS, SOLO – Rak parkir bagi sepeda di kantor Sekretariat DPRD Kota Solo, belum dimanfaatkan semestinya oleh para pegawai. Akibatnya, rak parkir sepeda itu justru digunakan untuk parkir sepeda motor.

Padahal pemerintah Kota Solo tengah membudayakan bersepeda di tempat kerja. Sehingga fasilitas rak parkir sepeda itu bisa dimanfaatkan para pegawai untuk memarkir sepeda, bukan parkir sepeda motor.

Berdasarkan pantauan, dari enam rak sepeda di Kompleks Kantor Sekretariat DPRD, tidak ada satu pun sepeda yang diparkir di tempat itu. Justru ada dua sepeda motor yang diparkir di dekat fasilitas yang terdapat lambang Dinas Perhubungan itu.

Rak khusus untuk parkir sepeda tersebut berada di belakang (timur) Pos Keamanan Kompleks DPRD Solo. Rak parkir khusus sepeda di Kompleks DPRD Solo itu merupakan fasilitas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

Menurut Kasi Parkir Umum Khusus Dinas Perhubungan Solo, Henry Satya Negara, selain di DPRD Solo, fasilitas yang sama juga disediakan di beberapa lokasi lain seperti di kawasan Ngarsopuro atau Jalan Diponegoro Solo.

Demikian pula di Kompleks Balai Kota Solo, Kantor Dishub Solo, kawasan Pasar Gede, Citywalk Plaza Sriwedari, dan Plaza Air Mancur Manahan. Secara bertahap fasilitas bagi pesepeda itu akan ditambah dari waktu ke waktu.

Baca juga: Anggaran Terserap, Namun Realisasi Pertambahan RTH di Solo Belum Penuhi Target

Dia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pesepeda. Dia juga meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas publik yang telah disediakan. Jangan sampai fasilitas-fasilitas itu rusak atau hilang karena dicuri.

Terkait kondisi fasilitas rak parkir sepeda di Kompleks DPRD Solo yang tak dimanfaatkan dengan baik, Henry berencana berkoordinasi dengan Sekretariat DPRD.

Terpisah, pegiat sepeda Kota Solo, Okie Nugroho mengatakan, keberadaan fasilitas parkir khusus untuk sepeda di kantor institusi pemerintahan di Solo menunjukan iktikad yang baik dari pemerintah kota. Tapi Okie menyayangkan iktikad baik itu belum disambut positif jajaran pegawai.

“Saat Pemkot sudah menyediakan fasilitas penunjang bersepeda ke kantor, mestinya direspons para pegawai dengan bersepeda. Lah kalau disediakan fasilitas parkir sepeda malah dipakar parkir motor, artinya kesadaran masih kurang,” jelasnya. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*