
JoSS, JAKARTA – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memastikan peresmian Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) akan dilakukan dua pekan sebelum Idul Fitri 2019.
“Bandara Kulonprogo diresmikan kira-kira dua minggu sebelum lebaran,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi, belum lama ini.
Pihaknya saat ini sedang berkoordinasi untuk trafik penerbangan, agar lebih efektif dan berkelanjutan. Menurutnya pergerakan kondisi industri penerbangan saat ini masih stagnasi atau melambat sehingga belum efektif.
“Kami lihat belum terlalu continue banyak stagnasi, padahal penerbangan dari pagi hingga sore itu harus continue,” tambahnya.
Menhub Budi Karya membantah pembatalan peresmian BIY ini karena menunggu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelumnya PT Angkasa Pura I (Persero) menginformasikan bandara komersil, yang digadang menjadi pengganti Bandara Adi Sutjipto tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan pendaratan kali pertama di bandara tersebut.
Namun, pihak PT Angkasa Pura memastikan penundaan peresmian melalui keterangan yertulis yang diterima Sabtu (27/4).
Baca juga: Batal Diresmikan, BIY Tunggu Kesiapan Maskapai
“Menindaklanjuti informasi dari protokol presiden dan kemenhub maka acara peresmian pengoperasian BIY yang semula direncanakan pada Senin (29/4) ditunda hingga informasi selanjutnya. Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan. Terima kasih,” tulis VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura, Handy H.
Terkait persiapan operasional BIY di Kulonprogo, Menteri Komunikasi dan Informasi RI Rudiantara mengusulkan agar Pemda menyiapkan park center di sekitar bandara. Ini dinilai penting dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada konsumen.
Pemda juga diminta untuk bisa mendesain dan menghadirkan sebuah kota di Kulonprogo yang lebih menyenangkan bagi para wisatawan. Jangan sampai, keberadaan BIY hanya sebagai tempat transit (terminal penumpang) sebelum pergi ke Kota Jogja atau Borobudur. (Wiek/lna)

Leave a Reply