Musim Hujan Akan Berakhir April hingga Awal Mei   

musim hujan
Ilustrasi | Foto: medcom

JoSS, PATI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati memperkirakan musim hujan akan berakhir akhir April hingga awal Mei 2019. Oleh sebab itu BPBD Pati mengingatkan masih adanya potensi bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Kepala BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo mengatakan, kewaspadaan diperlukan mengingat potensi cuaca ekstreem masih memungkinkan terjadi.

‘’Waspada karena masih sering turun hujan dengan intensitas tinggi sehingga rawan berdampak terjadi banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung,’’ kata Sanusi, seperti yang dilansir dari suaramerdeka.com, Kamis (18/4).

Sementara BMKG menyebutkan, awal kemarau pada April dasarian ketiga. Di antaranya sebagian wilayah utara Pati. Sedangkan yang paling akhir terjadi pada Juni dasarian III.

“Awal musim kemarau tahun ini diperkirakan mundur 10 hari dari normalnya,’’ terangnya.

Oleh karena itu baik BPBD dan BMKG mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan. Diharapkan warga tidak lagi membuang sampah sembarangan terutama di sungai. Dia juga mengajak untuk menjadikan semangat menjaga alam sebagai budaya.

Baca juga: Resep Teh Jahe Penghilang Sakit Flu Kala Musim Hujan Melanda

‘’Terutama menjelang kesiapsiagaan nasional yang rencananya digelar pada 26 April mendatang,’’ tambahnya.

Sebelumnya Kepala BPBD Kabupaten Pati, Sanusi SY menuturkan, bahwa pihaknya sudah lakukan pemetaan guna hadapi dampak cuaca buruk seperti banjir yang kerap melanda Kabupaten Pati.

Sanusi SY menambahkan ada tujuh kecamatan di Pati yang kemungkinan terdampak pada cuaca buruk terutama di awal  musim penghujan bulan Oktober.

Wilayah yang dinilai Sanusi menjadi perhatian adalah sekitar bantaran Sungai Juwana.

“Perisiapan untuk cuaca buruk setelah kami tangani kekeringan nanti kami akan koordinasi pemetaan terutama Pati adalah banjir,” jelasnya.

“Di bantaran sungai Juwana itu ada tujuh kecamatan dan 59 desa tahun lalu, dan kita petakan,” terang Sanusi SY. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*