Minggu, Ada Operasi Pasar Di Pasar Sriwedari Solo, Catat Jamnya

JoSS, SOLO – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta, Jawa Tengah, segera menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga bawang merah dan bawang putih yang hingga saat ini masih bertahan tinggi.

Asisten Pengembangan Ekonomi Sekda Surakarta Agus Sutrisno di Solo mengatakan operasi pasar sendiri akan dilakukan pada Minggu (7/4) di Plasa Sriwedari dari jam 06.00-09.00 WIB, bersamaan dengan kegiatan car free day.

Menurut dia hal ini sesuai instruksi Wali Kota Surakarta dalam menyikapi perkembangan harga bawang purih yang terus naik dalam beberapa pekan terakhir, sehingga memicu terjadinya inflasi di wilayah ini.

“Upaya ini sesuai instruksi Wali Kota Surakarta, dalam rangka menyikapi perkembangan bawang putih dan bawang merah yang tepatnya sejak Februari sampai dengan saat ini bergerak naik terus,” katanya, seperti diktip dari Antara, Sabtu (6/5).

Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dari keprihatinan TPID atas kenaikan harga. Harga bawang merah naik dari kisaran Rp20.000 menjadi Rp29.000 per kilogram an bawang putih naik dari Rp34.000 menjadi Rp41.000 per kilogram.

“Intinya TPID Kota Surakarta prihatin dan ingin berbuat sesuatu. Dalam hal ini secara psikologis kami hadir,” katanya, aeperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Sita Eksekusi Ditetapkan Walikota Solo Rudy Tegaskan Lahan Sriwedari Tetap Milik Publik

Ia mengatakan kenaikan harga tersebut, khususnya untuk bawang merah, karena produksi turun akibat cuaca yang tidak mendukung. Sedangkan untuk bawang putih karena ada penurunan volume pengiriman dari negara pengekspor.

Sementara itu, Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) BI Surakarta Bakti Artanta mengatakan operasi pasar tersebut merupakan tindak lanjut sidak pasar yang dilakukan pada bulan Februari dan Maret lalu.

“Hasil dari sidak tersebut kami konfirmasikan ke BPS dan ternyata terjadi inflasi pada bulan Maret sebesar 0,29 persen,” katanya.

Ia mengatakan salah satu penyebab inflasi karena naiknya kelompok volatile foods, di antaranya bawang merah dan bawang putih.

Ia membenarkan operasi pasar sendiri akan dilakukan pada Minggu (7/4) di Plasa Sriwedari.

“Pada hari itu kami menyediakan 300 kilogram bawang merah dan 300 kilogram bawang putih. Dalam hal ini kami melibatkan beberapa pihak, di antaranya pemkot, Bulog, dan PPI,” katanya.

Terkait dengan harga yang akan diberlakukan pada OP, ia mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan karena masih akan melihat perkembangannya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*