Lagi, Seorang Anggota KPPS di Mojolaban Sukoharjo Meninggal

KPPS
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SUKOHARJO – Diduga karena kelelahan, seorang anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, bernama Yuli Anisah meninggal dunia usai hari Pencoblosan, Jumat (19/4) malam.

Warga Dukuh Kanggungan RT: 02/RW: 07, Desa Wirun, pada Sabtu (20/4), Yuli diduga penyakitnya kambuh akibat kelelahan usai menjadi KPPS di TPS 10 Desa Wirun.

“Informasi yang saya dapat, almarhumah meninggal karena penyakit jantung dan asam lambung,” kata Ketua PPS Desa Wirun, Sutupo, seperti dirilis Tribunsolo.com.

Dia menjelaskan selama Yuli menjadi anggota KPPS, dalam kondisi yang sehat dan baik-baik saja.

“Selama beliau menjadi KPPS, beliau sehat. Oleh karena itu, saat pendaftaran beliau lolos seleksi, dan bekerja hingga proses penghitungan selesai,” imbuhnya.

Dia tidak mengetahui, jika sebelumnya Yuli mempunyai riwayat penyakit jantung maupun asam lambung.

Dia menambahkan, setelah proses penghitungan suara selesai, Yuli masih melakukan aktivitasnya seperti biasa, meski di TPS 10 proses penghitungan suara hingga Subuh.

Baca juga: Penyelenggaraan Pemilu 2019 Yang Terberat

“Ibu Yuli di TPS 10 menjadi anggota KPPS, di TPS 10 selesai penghitungan suara hingga sekitar jam 04.30 wib.”

“Setelah penghitungan suara, semua masih baik-baik saja, setahu saya Bu Yuli sempat membuka warung klontong miliknya,” jelasnya.

Dia menambahkan, pada Jumat malam mendapatkan kabar Yuli meninggal setelah kejang di rumahnya.

“Almarhumah lalu di bawa ke Rumah Sakit Kustati, tapi saat sudah sampai Rumah Sakit, beliau sudah meninggal,” imbuhnya.

Yuli merupakan seorang guru dari Sekolah Paud Mawar Ceria, di Desa Wirun, dan aktif di organisasi Himpaudi. Kepergian Yuli meninggalkan seorang suami dan seorang anaknya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sukoharjo Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Cecep Choirul saat melayat mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*