Golkar Pecat Ketua DPD Wonosobo Karena Dukung 02

JoSS, WONOSOBO – Golkar mengambil tindakan tegas memecat Ketua DPD Golkar Wonosobo Triana Widodo, yang menyatakan dukungan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Hal itu merupakan konsekuensi yang harus diambil karena Golkar tegas mendukung pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menegaskan sikap Golkar yang secara resmi sudah mendukung pencalonan Jokowi sebagai capres 2019. Hal itu sudah diputuskan dalam rapimnas dan ditegaskan di munaslub.

Dia menjelaskan keputusan mendukung capres Joko Widodo merupakan kebijakan Partai Golkar yang telah diputuskan dalam Rapimnas Partai Golkar tanggal 28 Juli 2016 dan ditegaskan kembali dalam Munaslub Partai Golkar tanggal 19-20 Desember 2017 di Jakarta yang merupakan forum tertinggi Partai Golkar.

“Kami telah mengambil sikap dengan tegas. Bagi siapa pun kader Partai Golkar yang tidak mendukung pasangan di luar keputusan Munaslub, kami akan ambil langkah disiplin organisasi. Kami akan memberhentikan Triana Widodo sebagai Ketua DPD PG Wonosobo,” katanya seperti dikutip dari Detik.com, Senin (8/4 ).

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPD Partai Golkar Wonosobo, Triana Widodo, mengatakan keputusan mendukung Prabowo diambil setelah dia menerima masukan dari para kader di bawah. Dia mengaku tidak bisa membendung aspirasi dari bawah baik tingkat kecamatan maupun desa untuk mendukung pasangan Capres nomor urut 02.

“Banyak masukan dari bawah yang menginginkan dukungan dialihkan ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Puncaknya, dideklarasikan dengan Prabowo di Yogyakarta tadi malam,” kata Triana.

Baca juga: Gugatan 2 Periode Jabatan Wapres Tidak Pengaruhi Konsolidan Golkar

Disampaikan, pada Minggu (7/8) malam, ratusan kader dari jajaran struktural DPD Partai Golkar Wonosobo bertemu dengan capres nomor 02 Prabowo Subianto di Hotel Tentrem Yogyakarta. Mereka membubuhkan tanda tangan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga.

“Ada tanda tangan bermeterai dan akan solid memenangkan pasangan ini. Kami ada 110 kader sudah menunggu sejak sore akhirnya ketemu dengan Pak Prabowo sekitar pukul 08.00 WIB di Hotel Tentrem,” kata dia.

Sampai saat ini, dia mengaku belum melakukan komunikasi dengan pengurus di tingkat DPD maupun di tingkat DPP. Namun demikian, Triana menuturkan siap menerima sanksi dari partai yang secara struktural mendukung pasangan capres 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

“Saya siap dipecat jika dianggap tidak taat oleh partai. Karena di sisi lain, saya tidak bisa membendung masukan-masukan dari para kader yang ada di bawah, ujarnya.

Untuk perolehan suara Prabowo-Sandi di Wonosobo, Triana mengatakan Partai Golkar akan berkoalisi dengan partai lain yang sudah lebih dulu mengusung pasangan nomor urut 02.

“Untuk di Wonosobo, kami menargetkan menang. Kami juga sudah berkomitmen dengan para calon legislatif yang diusung Partai Golkar untuk memenangkan Prabowo – Sandi,” tuturnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*