
JoSS, JAKARTA – Produser Robert Rony mengungkapkan makna dibuatnya Film Bumi itu Bulat untuk dijadikan pengingat pentingnya rasa toleransi.
“Lewat film ini, kami ingin mengangkat kembali tentang pentingnya toleransi di Indonesia,” kata Robert saat memberikan sambutan dalam gala premiere di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa malam (2/4) seperti dirilis Kompas.com.
Robert mengatakan, bahwa masyarakat harus juga mengingat semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka harus bisa menghargai perbedaan-perbedaan yang ada di Indonesia.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf yang menghadiri gala premiere tersebut, menyambut baik film yang memiliki sarat makna tersebut.
“Saya sangat semangat saat diberitahukan dan diundang ke tempat ini, karena temanya sangat khusus. Toleransi harus diperjuangkan mati-matian,” kata dia.
Baca juga: Bikin Penasaran, Lagu Adu Rayu Bakal Difilmkan
“Marilah kita toleran terhadap lingkungan, kita harus mengedepankan kerja keras, tidak menyerah, dan lain-lain, harus kita lakukan setiap hari,” sambungnya. Film Bumi Itu Bulat merupakan garapan rumah produksi kolektif, yakni Inspiras Pictures, Astro Shaw, GP Ansor, dan Ideosource Entertainment.
Film yang mengisahkan tentang menyebarkan rasa toleransi tanpa menggurui tersebut akan tayang di bioskop pada 11 April 2019. Sementara itu komika sekaligus artis peran Arie Kriting (33) mengaku merasa naik kelas saat memerankan salah satu karakter dalam film drama Bumi Itu Bulat.
“Ini titik tertinggi saya dalam pencapaian di dunia perfilman karena saya jadi produser di film ini,” ujar Arie.
“Biasanya jadi penjahat, biasanya jadi ya gembel lah pokoknya, di sini saya jadi produser,” sambung Arie lalu tertawa lepas. Arie mengaku tidak terlalu kesulitan dalam memerankan karakter orang baik, apalagi sebagai produser musik.
Menurut Arie, pandangan karakter orang jahat dalam film-film selama ini hanyalah dilihat dari wajah pemerannya.
“Itu hanya stereotipe orang, jadi orang lebih paham memahaminya. Kita yang mukanya jahat-jahat ini ya jahatnya segitu doang. Yang mukanya yang baik-baik itu yang jahatnya lebih banyak,” kata dia.
Arie hanya tampil tiga scene dalam film yang juga dibintangi oleh artis peran Christine Hakim ini. Ia mengaku menjadi bumbu pemanis dalam film ini.
“Di sini saya coba menampilkan bumbu saja. Saya mencoba memberikan sentuhan yang berbeda,” kata dia.
Film Bumi Itu Bulat merupakan garapan rumah produksi kolektif, yakni Inspiras Pictures, Astro Shaw, GP Ansor, dan Ideosource Entertainment. Film yang mengisahkan tentang menyebarkan rasa toleransi tanpa menggurui ini sudah menyelesaikan proses shooting. Senin ini, Bumi Itu Bulat akan meluncurkan teaser-nya. (Wiek/lna)

Leave a Reply