
JoSS, GRESIK – Dua kecamatan di Kabupaten Gresik terdampak bencana banjir Kali Lamong. Banjir yang merupakan kiriman dari wilayah Mojokerto itu menggenangi rumah warga dan lahan pertanian di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Gresik, menunjukkan bahwa banjir Kali Lamong telah menggenangi beberapa permukiman penduduk di Kecamatan Balongpanggang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito mengatakan wilayah yang terdampak yaitu Desa Wotansari, Desa Banjaragung dengan genangan setinggi 20 hingga 50 sentimeter dan panjang daerah genangan mencapai 400 meter.
Selain itu, di Desa Pucung Dusun Tamping, daerah yang tergenang yaituJalan Poros Desa dengan tinggi genangan antara 20 sampai 50 sentimeter, sepanjang 600 Meter. Juga jalan Desa dengan tinggi genangan antara 10 sepanjang 20 sentimeter sepanjang 300 meter. Bahkan sebuah rumah tergenang sekitar 20 sentimeter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito mengatakan banjir tersebut juga menggenangi beberapa lahan persawahan di Balongpanggang. Tanaman padi yang baru ditanam selama sepekan.
Baca juga: Korban Jiwa Banjir Bandang Sentani Capai 112 Jiwa
Di Kecamatan Benjeng, banjir Kali Lamong juga menggenangi Desa Sedapurklagen. Tinggi genangan diantara 10 sampai 40 sentimeter sepanjang 400 Meter. Balai desa dan Puskesmas juga tergenang antara 10 sampai 15 sentimeter. Sedangkan SDN Sedapurklagen juga tergenang 20 sentimeter di halaman.
“Kami koordinasi dengan Muspika Balongpanggang dan Benjeng dengan perangkat Desa terdampak, sehingga cepat ditangani,” katanya, seperti yang dilansir dari detik.com, Kamis (4/4)..
Sementara DPRD Gresik berharap banjir Kali Lamong yang terjadi setiap tahun segera dituntaskan, sehingga tidak ada lagi sebutan ‘Berlangganan Banjir’. Dorongan ini menindak lanjuti tagline Pemkab Gresik: ‘Gresik Semakin Baik’.
Ketua DPRD Gresik, Achmad Nurhamim mengatakan, pihaknya selaku perwakilan masyarakat berharap Pemkab Gresik fokus dalam menuntaskan banjir.
Maklum saja, banjir menjadi masalah yang dihadapi masyarakat di bantaran Kali Lamong, Kali Avur dan Sungai Bengawan Solo. Sehingga bencana banjir yang terjadi tiap tahun perlu diantisipasi dengan semangat tangline: Gresik Semakin Baik. (nug/lna)

Leave a Reply