Ditinggal Main HP, Bocah Tewas Tenggelam Saat Berenang

JoSS, SINGAPURA – Misteri penyebab meninggalnya seorang anak saat berenang di pusat olahraga renang Kallang Basin di Singapura 2,5 tahun lalu akhirnya terkuak. Laporan hasil autopsi dan olah tempat kejadian perkara kepolisian setempat telah dirilis Selasa, (2/4).

Tim Ahli menyatakan penyebab meninggalnya Sherlyn Ler (6 tahun) karena tenggelam di kolam renang itu karena tidak bisa berenang dan tidak dalam pengawasan. Tragisnya, sang ibu tengah asik main ponsel, demikian juga dengan penjaga kolam dan pelatihnya saat gadis itu meregang nyawa.

Mengutip Channel News Asia, kejadian yang menimpa Sherlyn Ler ini terjadi saat ia dibawa ibunya ke kolam renang Kallang Basin, pada 20 Desember 2017 silam.

Berdasarkan laporan ahli autopsi yang tayang di Channel News Asia, awalnya Sherlyn Ler dibawa sang ibu ke kolam renang untuk berlatih. Sherlyn Ler awalnya berniat untuk berlatih renang, sebelum resmi masuk ke sekolah dasar pada tahun itu.

Baca juga: Pamit Sepedaan, 3 Bocah di Karanganyar Tewas Tenggelam

Ahli autopsi mengatakan, jika gadis dengan tinggi 111 cm itu belajar berenang bersama 5 orang murid lain, di dalam kolam sedalam 1 meter. Setelah melakukan pemanasan, pelatih renang bernama Matthew Yeo, menuntun Sherlyn ke tengah kolam renang.

Saat hendak menuntun muridnya yang lain, Matthew Yeo terkejut saat ia melihat tubuh Shelyn mengapung di tengah kolam, tak bergerak sama sekali.

Ahli patologi forensik yang memeriksa kasus ini mengatakan, kecerobohan pelatih Matthew Yeo dalam mendidik, jadi salah satu sebab korban meninggal dunia.

“Manajemen kelasnya sangat buruk. Bahkan beberapa kali ada anak yang tak berada di dalam jangakauannya.

“Anak-anak butuh pengawasan lebih dalam air, dan itu tak dapat dilakukan jika sang pelatih tak bisa melihat mereka,” ungkap sang ahli forensik. Namun, kesalahan tak cuma jatuh di tangan sang pelatih korban saja.

Mengutip World of Buzz, dua orang penjaga kolam yang bertugas, Firdaus dan Law, diketahui lalai dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, Law sibuk menata kursi di sekitar kolam, sedangkan Firdaus tengah asyik bermain ponsel kala bertugas. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*