JoSS, BATANG – Pemkab Batang akan menggelar kejuaraan paralayang yang akan dilaksanakan pada 25 April hingga 28 April 2019. Acara ini juga sekaligus mempromosikan obyek wisata Bukit Sikuping yang mulai dikenal sebagai destinasi wisata paralayang di Kabupaten Batang.
Bupati Batang Wihaji di Batang, Jumat (12/4), mengatakan bahwa sebanyak 203 atlet paralayang telah mendaftar dan siap mengikuti lomba olahraga itu di objek wisata Sikuping, Kecamatan Banyuputih.
“Kejuaraan paralayang ini sebagai ajang yang bagus karena kita bisa sekaligus memperkenalkan potensi wisata pada para atlet seluruh Indonesia,” katanya seperti dirilis Antaranews.com.
Ia mengatakan kejuaraan paralayang ini selain akan dikuti oleh atlet nasional juga ada 2 atlet paralayang internasional.
“Kami ingin potensi objek wisata Batang tidak hanya dikenal oleh wisatawan lokal maupun provinsi di Indonesia saja melainkan juga bisa dikenal dan dikunjungi wisatawan dari luar negeri,” katanya.
Baca juga: 6 Kereta Layani Penumpang di Stasiun Batang
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan bahwa antusias peserta yang akan mengikuti kejuaraan paragliding pada event Trip Of Indonesia (TROI) membludak.
“Antusias para peserta luar biasa sehingga terpaksa kami tutup pada 2 April 2019. Pada kejuaraan paralayang ini kami akan menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Asisten Deputi Olahraga Rekreasi yang bekerja sama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI),” katanya.
Ia mengatakan kegiatan ini sekaligus sebagai rangkaian meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 Kabupaten Batang.
“Jadi selain memang untuk kejuaraan, kami juga persilakan bagi masyarakat yang ingin mencoba menikmati paralayang di Bukit Sikuping dengan fun games dan tandem sekaligus sambil berwisata,” katanya.
Bukit Sikuping sendiri terletak di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang Jawa Tengah. Berada di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut menjadi tempat ideal bagi para atlet paralayang mengadu ketangkasan.
Memiliki angin yang stabil dan bagus, ditambah pemandangan yang indah, karena dari ketinggian bisa melihat laut.
“Lokasi ini sangat berpotensi ekonomi dan wisata. Kami meminta pengurus FASI untuk rutin diagendakan jadi even nasional,” ucap Bupati Batang Wihaji.
Pada kejuaraan perdana ini, selain diikuti atlet lokal dari berbagai daerah di Indonesia. Juga ada sepasang atlet kelas dunia yang berpartisipasi. Ada sekitar 50 atlet, baik kelas junior maupun senior. Karena ini kejuaraan resmi, maka harus atlet yang memiliki sertifikat terbang saja yang boleh ikut. (Wiek/lna)

Leave a Reply