Ular Piton Sambangi Kantor Gubernur Jateng, Kok Bisa

Kantor Gubernur Jateng
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Kantor Gubernur Jawa Tengah yang terletak di Jalan Pahlawan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jumat (22/3) kedatangan ‘tamu tak diundang’. Istilah tamu tak diundang, artinya adalah orang tidak berkepentingan datang. Namun tamu tak diundang di sini bukan manusia, bukan pula judul lagu dangdut Iis Dahlia. Melainkan seekor ular piton.

Ya, seekor ular piton ditemukan di dalam lingkungan kantor Ganjar Pranowo dan sempat menggegerkan para pegawai yang tengah beraktifitas. Detik-detik penangkapan ular piton di Kantor Gubernur Jateng itu menyebar di beragam media sosial. Salah satunya di akun Instagram @infokejadiansemarang.

“Penemuan Ulo Python lur, lokasi di Kantor Gubernuran. Diketahui seekor ular bertamsya ke kantor pemerintahan, entah dia melakukan protes karena rumahnya sudah hilang atau sekadar mencari mangsawerok di sana. Ditemukan tadi pagi sama CS,” tulis si pengunggah video, seperti yang dilansir dari solopos.com.

Dikabarkan pula ular piton itu sebelumnya sempat terlihat di selokan dekat kantor Gubernur Jawa Tengah. “8 Maret kemarin ada yang lihat di selokan depan Gubernuran,” imbuh pengelola akun Instagram @infokejadiansemarang.

Baca juga: Air Sawah Sempat Mendidih Hebohkan Warga Purbalingga

Sebagian warganet menduga ular piton itu masuk ke lingkungan Kantor Gubernur Jateng karena habitatnya rusak. Ada pula yang mengira hujan deras dan genangan air menjadi pemicu ular tersebut keluar dari habitatnya. “Perwakilan demo habitat dadi proyek,” tulis pengguna akun Instagram @anitarose.rzq.

“Biyen musim udan yo orak smpk ulo2 ki metu yaa habitate wes rusak ki mesti [Dulu musim hujan juga enggak sampai ada ular keluar, pasti habitatnya sudah rusak],” imbuh pengguna akun Instagram @_norhdyh.

Ular piton yang sempat menggegerkan sebagian orang di lingkungan Kantor Gubernur Jateng itu dipastikan sudah dievakuasi. Sebelum dievakuasi, sejumlah orang justru ingin berfoto dengan ular piton tersebut.

Berbicara tentang ular piton, adalah jenis ular sanca yang merupakan ular sanca berukuran besar di Afrika dan Asia. Berasal dari bahasa latin Gerika Pyton atau biasa ditulis phyton. Ular ini biasanya dipelihara, atau kulitnya dimanfaatkan untuk bahan kerajinan kulit.

Hingga kini, penyelidikan terkait masuknya hewan melata itu masih dalam tahap pemeriksaan pihak berwenang dengan melihat cctv yang terpasang. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*