Temui Warga Tanpa SPK, Artis Adly Fairuz Diminta Lepas Baju

Adly Fairuz
Artis sekaligus caleg Ahmad Adly Fairuz berganti baju setelah dicegah menggunakan atribut parpol oleh Panwaslu Kecamatan Paguruyung, Kendal, saat mendatangi warga di Desa Krikil | Foto: Dok Bawaslu Kendal/Joy

JoSS, SEMARANG – Artis sekaligus caleg Ahmad Adly Fairuz kena semprit jajaran Bawaslu Kabupaten Kendal. Bermaksud mendatangi warga Desa Krikil, Kecamatan Pageruyung dengan atribut partai politik, Adly Fairuz diminta berganti baju.

Langkah pencegahan oleh petugas Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Pageruyung tersebut dilakukan setelah Adly maupun timnya tidak mampu menunjukkan surat pemberitahuan kampanye (SPK) ataupun surat tanda terima pemberitahuan (STTP) kampanye dari kepolisian.

“Adly ke Desa Krikil ini tanpa pemberitahuan kampanye dan tidak ada STTP,” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Pageruyung, Fahrudin dalam siaran pers yang diterima JoSS.co.id, Senin (18/3).

Tindakan pencegahan atas pelanggaran aturan main kampanye tersebut terjadi pada Sabtu (18/3) petang. Bermula dari Panwaslu Kecamatan Pageruyung mendapat infomasi rencana kedatangan caleg DPR RI dari Partai Nasdem Ahmad Adly Fairuz ke Desa Krikil. Padahal diketahui tidak ada agenda kampanye dari artis sinetron tersebut.

Petugas pengawas selanjutnya bergerak ke lokasi dan mendapati rombongan Adly tengah dalam perjalanan menuju lokasi pertemuan warga di Desa Krikil. Tak mau kecolongan, petugas menghentikan mobil rombongan Adly Fairuz

Baca juga: Bawaslu Temukan 8 WNA di Jateng Masuk DPT

“Kami hentikan rombongan agar tidak ke luar mobil dulu. Waktu masih di dalam mobil, kami minta dia dan tim lepas baju berlogo Partai Nasdem warna biru. Sekaligus kami cegah agar tidak kampanye,” jelas dia.

Tidak ada penolakan atas pencegahan petugas pengawas. Adly beserta timnya, berjumlah lima, langsung mengiyakan permintaan PanwasluPanwaslu. Di dalam mobil mereka langsung melepas baju beratribut parpol dan mengganti dengan baju lain yang tidak berbau citra diri.

Keluar dari mobil Adly mengenakan baju putih polos dipadu rompi hitam. Hal sama juga dilakukan oleh timnya, berganti kaos biasa, ada yang bermotif garis.

Adly pun berkesempatan bertemu dengan warga tak lebih dari semacam silaturahmi tanpa ada unsur kampanye. Masyarakat setempat sempat heboh dengan kedatangan artis Ibu Kota. Namun, kehadiran Adly tak lama, hanya beberapa menit, berlanjut foto-foto dengan warga tanpa orasi politik atau ajakan mencoblos.

Sementara kegiatan pengawasan tidak cukup berhenti di situ. Panwaslu Pageruyung juga menyisir lokasi guna memastikan tidak ada alat peraga kampanye (APK) atau penyebaran bahan kampanye (BK).

“Lingkungan sekitar juga kami periksa untuk mengantisipasi bila ditemukan APK atau BK. Mobil rombongan juga tidak luput dari pengawasan kami. Sehingga kegiatan benar-benar bersifat silaturahmi tanpa ada embel-embel kampanye,” tambah Anggota Panwaslu Pageruyung Karyati. (Joy/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*