
JoSS, SOLO – Hari pertama rilis pada Kamis (28/2), Film Dilan 1991 meraih sukses. Film Indonesia garapan sutradara Fajar Bustomi tersebut memecahkan rekor jumlah penonton box office Indonesia sepanjang masa dengan total 800.000 penonton.
Dirilis Solopos.com, jumlah penonton film Dilan 1991 pada premier mencapai 80.000 orang. Sementara di hari pertama rilis, jumlah penonton film ini mencapai 720.000 orang. Jadi, total penonton film Dilan 1991 sementara sekitar 800.000 orang.
Kabar membahagiakan itu disampaikan lewat akun resmi Instagram tim produksi Dilan 1991, @dilanku, Jumat (1/3). Tim produksi mengucapkan terima kasih kepada penikmat film Indonesia yang telah mengapresiasi Dilan 1991.
“Dengan ini mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk apresiasi yang luar biasa ini. Dukung dan majulah terus film-film dalam negeri,” demikian pengumuman yang disampaikan tim produksi Dilan 1991.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Fajar Bustomi. Dia sangat senang film garapannya cukup menarik perhatian. “Alhamdulillah. Terima kasih ya Allah. Terima kasih juga kepada semua yang terlibat. Semua yang mendukung, semua teman-teman wartawan, sponsor, para pemilik dan karyawan bioskop. Dan semua yang sudah menonton Dilan 1991,” terang Fakar Bustomi.
Film Dilan 1991 merupakan sekuel lanjutan dari Dilan 1990. Film ini masih menjadikan kisah cinta Dilan (diperankan Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla) sebagai fokus utama. Sejumlah warganet yang telah menonton film tersebut memberikan beragam pujian. Menurut mereka, film drama terbaru ini sangat menarik.
Baca juga: Film Yowis Ben 2, Sarana Pelestarian Bahasa Daerah
Film Dilan 1991 juga menceritakan kebahagiaan Dilan dan Milea, di antaranya saat mereka merayakan Tahun Baru bersama.
Juga pertemuan pertama Milea dengan ayah Dilan. Banyak keromantisan dan pertengkaran menghiasi hubungan asmara Dilan dan Milea. Pemutaran perdana film Dilan 1991 mulai Kamis (28/2), mendapat respon beragam di Tanah Air.
Di sejumlah kota, warga ramai-ramai ke bioskop untuk menonton. Namun, khusus di Kota Makassar, Sulsel, terjadi aksi penolakan pemutaran Film Dilan 1991.
Dalam video aksi demonstrasi yang beredar, demonstran penolak penayangan Film Dilan 1991 adalah Komando Mahasiswa Merah Putih (Kompi) Sulsel.
Mereka menolak penayangan film tersebut karena khawatir ada adegan tidak memuliakan guru dan kekerasan oleh geng motor. Dalam Film Dilan 1990, ada adegan Dilan saat melawan guru. Namun, dalam Film Dilan 1991, adegan serupa tak ada lagi.
Demostrasi penolakan penayangan Film Dilan 1991 di Makassar berlangsung ricuh. Di depan bioskop XXI, Mal Panakukang, terjadi aksi saling dorong. (Wiek/lna)

Leave a Reply