Bunga Kecombrang Bisa Cegah Kanker Serviks

kanker
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Bunga kecombrang yang selama ini dikenal sebagai rebusan lalapan atau bumbu rempah serta penambah nafsu makan ini memiliki rasa dan aroma yang unik. Siapa sangka bunga ini memiliki khasiat luar biasa cegah kanker serviks.

Sekelompok emak-emak di desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong membuat kecombrang menjadi minuman yang dijual seharga Rp5 ribu per 200 ml.

Olahan sari minuman segar dari bunga dengan rasa asam mirip jeruk lemon, pedas jahe dan aroma harum serai ini diambil dari kawasan objek wisata, Hutan Mahoni, Damar dan Pinus (MaDaPi). Mereka memanfaatkan kecombrang atau ‘ginger troch’ ini sebagai bahan baku utama untuk sari minuman.

Bunga kecombrang yang masih kincup dan berwarna merah muda atau tunas muda kecombrang diolah sedemikian rupa serta diracik sehingga menghasilkan sari minuman segar dan menyehatnya.

”Setengah kilo tunas muda unji dapat menghasilkan empat gelas sari kecombrang atau setara dengan satu liter,” kata Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama, desa Pal VIII Kecamatan Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong, Rita Wati.

Olahan sari minuman dari bahan baku unji itu, kata Rita, sudah digeluti emak-emak di desa setempat sejak enam bulan terakhir. Namun, olahan sari kecombrang tersebut belum di produksi secara massal. Meskipun demikian, sari kecombrang sudah beredar di daerah desa setempat dengan harga terjangkau.

”Olahan sari kecombrang yang kami buat sudah bisa langsung diminum. Sari kecombrang yang kami olah belum di produksi massal. Baru sebatas desa. Olahan sari kecombang hanya mampu bertahan selama empat hari. Setelah empat hari sudah kadaluarsa,” jelas Rita.

Baca juga: Kenali 3 Jenis Kanker Darah dan Penyebabnya

Selain memiliki nilai ekonomis. Unji memiliki manfaat bagi kesehatan. Kanker serviks, contohnya. Konon, kecombrang mampu membantu melawan sel kanker secara alami. Berdasarkan penelitian, di dalam unji terdapat kandungan seperti saponin, terpenoid, flavonoid dan anti oksidan.

Sehingga, unji atau olahan unji seperti sari minuman dapat membantu mengatasi masalah kesehatan. Termasuk membantu mengatasi sel kanker. Selain membantu mengatasi sel kanker. Unji juga memiliki khasiat obat tradisional.

Seperti, obat batuk, penyubur rambut, demam tinggi, obat luka, bahan sayuran sebagai rebusan lalapan atau bumbu rempah serta penambah nafsu makan. Obat tradisional itu masih digunakan masyarakat di desa Pal VIII Kecamatan Ulu Raya.

”Banyak sekali manfaat dan khasiat dari unji bagi kesehatan, termasuk mencegah kanker serviks. Unji juga menjadi obat tradisonal yang masih digunakan masyarakat ketika batuk, demam tinggi serta lainnya,” jelas Rita.(Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*