
JoSS, SEMARANG – Sekitar 748 jenis produk dari 67 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Tengah mula memajang produk unggulannya di Gallery UKM Jawa Tengah di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.
Galeri UKM yang berada di lantai satu ini mulai di-soft launching Jumat (1/3) kemarin, sebelum nantinya akan di-launching pada 5 Maret 2019 mendatang. Lokasi ini dinilai cukup strategis dan terjangkau banyak orang. Galeri itu beroperasi mulai pukul 05.00-22.00 WIB.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Emma Rachmawati mengatakan, dengan luas galeri 120,8 meter persegi, membuat pihaknya mesti selektif memilah UKM yang bisa menjadi mitra galeri.
Dia menambahkan saat ini, tercatat 67 UKM sebagai mitra galeri, dengan 748 jenis produk dari berbagai ukuran, warna, jenis, bahan, serta varian rasa.
Kendati tidak semua bisa menjadi mitra, galeri dilengkapi dengan anjungan monitor layar sentuh dengan konten e-commerce Jateng Sadewa G-2 Market, yang memberikan informasi atau katalog produk unggulan Jateng.
“Jika ada pelanggan yang berminat, disediakan fasilitas order dan layanan antar se-Indonesia dan dunia, bekerja sama dengan Fast Pos,” kata Emma, seperti dikutip dari Sindonews.com.
Baca juga: Produk UMKM Ditampung di NYIA, Dinkop Jogja Lakukan Seleksi
Dia menjelaskan, galeri terbagi dalam lima zona. Pertama, zona pakaian/ kain yang menjual batik, tenun, border, kain lukis, mukena, pakaian dewasa maupun anak, kerudung, syal.
Kedua, zona aksesoris atau handycraft, menjual aneka ragam kerajinan Jawa Tengah berupa tas wanita, topi, dekorasi rumah, aneka aksesoris, mainan anak tradisional, dan sebagainya.
Ketiga, zona packaging food, menawarkan aneka makanan ringan, kopi, teh, serta racikan rempah. Keempat, zona food and baverage, memasarkan roti bekatul, mi ongklok instan, serta seduhan kopi dan coklat bubuk yang bisa langsung dinikmati.
Kelima, zona activity corner, di mana pada event tertentu akan disajikan pertunjukan seperti demo membatik, kopi, dan lainnya.
“Untuk produk makanan, yang dijual di tempat ini harus memiliki sertifikat halal dan PIRT, merek, mencantumkan tanggal kedaluwarsa, serta memiliki kemasan yang layak jual,” tuturnya.
Dia menegaskan, diutamakan yang telah mencantumkan nutrition fact dalam kemasannya. Evaluasi terhadap produk dan pasar akan dilakukan tiga bulan sekali. Produk yang kurang diminati akan diganti.
Selain menyediakan oleh-oleh dan produk unggulan Jateng, Gallery UKM Jateng di Bandara Ahmad Yani juga memanjangan pengunjung untuk foto-foto selfie dengan latar photobooth Gubernur dan Wakil Gubernur yang desain menarik. (lna)

Leave a Reply