
JoSS, MAGELANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Magelang tercoreng dengan ulah sebagian siswa yang melakukan tawuran dan menewaskan seorang siswa usai melakukan ujian nasional berbasis kompetensi (NBK).
Seorang pelajar SMK Ma’arif Salam, Kabupaten Magelang tewas dengan luka senjata tajam menyusul tawuran antarpelajar yang terjadi Kamis, (31/1) sekitar pukul 16.00 WIB, di Dusun Jetak, Blabak, Magelang.
Korban tewas bernama, Nasrul Aziz (17), siswa SMK Ma’arif Salam, Kabupaten Magelang. Hingga pukul 20.30 WIB, jenazah korban masih berada di kamar mayat RSUD Muntilan.
“Tawur antar pelajar terjadi di Dusun Jetak, Blabak, Magelang, lebih kurang Kamis (31/1) pukul 16.00 WIB . Akibat dari kejadian itu, ada satu korban yang akhirnya meninggal dan satu korban luka-luka,” kata Wakapolres Magelang Kompol Eko Mardiyantoseperti dirilis Detik.com, Jumat (1/2).
Untuk saat ini, Polres Magelang masih melakukan pencarian terhadap dugaan pelaku. Korban tewas akibat luka-luka senjata tajam.
Baca juga: 2.000 Pelajar SMA Ikuti ASEAN School Games 2019 di Jawa Tengah
“Itu luka karena sajam. Kami masih melakukan penyelidikan dan mencari pelaku,” katanya.
Dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan barang bukti. Barang bukti yang diamankan beberapa sajam.
“Tadi di TKP ada beberapa sajam,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Ma’arif, Sunarto mengatakan, korban Nasrul Aziz merupakan siswa kelas III. Kejadian tersebut terjadi sehabis ujicoba untuk UNBK.
“Tadi habis ujicoba untuk UNBK. Tahunya sekolah telah bubar, pulang karena sebelum ujicoba itu, semua orangtua kami panggil untuk ngati-ati anak sudah mau ujian jangan sampai pergi,” kata Sunarto di kamar mayat RSUD Muntilan.
Sunarto menambahkan korban meninggal Nasrul Aziz merupakan siswa kelas III yang sebentar lagi akan mengikuti ujian nasional. Korban Nasrul merupakan siswa Jurusan Mesin. Pihak sekolah mengetahui adanya kejadian tersebut pada pukul 18.30 WIB. Sebelum kejadian korban Nasrul baru saja mengikuti ujicoba untuk UNBK.
“Nasrul Aziz yang meninggal, merupakan siswa kelas III,” katanya. (Wiek/lna)

Leave a Reply