Ribuan Jadwal Penerbangan Ditunda Karena Suhu Ekstrem di Chicago

penerbangan
Salju tebal menyelemuti beberapa bandara di Amerika Serikat | Foto: AFP

JoSS, CHICAGO AS – Lebih dari 1.500 penerbangan dibatalkan di dua bandara utama Chicago. Sementara operator kereta api, Amtrak, membatalkan layanan dari pusat stasiun yang berada di kota

Suhu ekstrim udara dingin di Chicago kini mencapai dari  minus 30 derajat Celcius. Kebekuan udara yang disebut lebih rendah dari Antartika ini melanda bagian barat Amerika Serikat sejak sepekan terakhir.

Akibat cuaca ekstrem ini kegiatan penerbangan, pendidikan hingga bisnis terhenti. Sarana transportasi tidak bisa digunakan karena bahan bakar minyak mengental sehingga mesin tidak bisa menyala.

Menurut pemerintah, suhu udara di bagian barat AS jatuh hingga dua angka di bawah nol derajat Celcius. Kondisi ini dianggap sebagai yang terburuk di kawasan tersebut dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Dilaporkan lima orang meninggal karena cuaca dingin dan badai salju. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah karena sejumlah kendaraan yang melintas terjebak di badai salju belum dapat dievakuasi. Di Chicago, balok-balok es mengapung di sungai pusat kota terbesar ketiga di Amerika.

Baca juga: Chicago Dilanda Suhu Beku Minus 28 Derajat Celsius

Dinas kereta api setempat sampai harus membakar rel kereta listrik menggunakan gas supaya tetap berfungsi.

Suhu pada pagi hari di Chicago mencapai -30 derajat Celcius disertai dengan angin dingin. Suhu itu lebih dingin dari ibu kota negara bagian Alaska, dan bahkan lebih dingin dari sebagian Antartika.

“Rasanya seperti berdekatan dengan es kering, jadi saya bisa merasakan kulit saya mengencang,” kata penduduk bernama Leon Gilbert, seperti dilansir AFP, Kamis (31/1).

AFP melaporkan lebih dari 1.500 penerbangan dibatalkan di dua bandara utama Chicago. Sementara operator kereta api, Amtrak, membatalkan layanan dari pusat stasiun yang berada di kota.

Kantor pos AS yang dikenal akan komitmennya untuk mengirimkan barang dalam kondisi cuaca apapun juga harus menunda pengirimannya di beberapa wilayah. Yakni Indiana, Michigan, Illinois, Ohio, Iowa, Dakota dan Nebraska.

Penyebab cuaca dingin yang ekstrem itu adalah pusaran udara Arktik yang terpisah dari pusaran kutub yang biasanya mengelilingi Kutub Utara.

Badan Meteorologi Amerika Serikat memperkirakan suhu dingin mencapai -32 hingga -48 derajat Celcius.

“Angin dingin yang berbahaya dapat menyebabkan radang dingin pada kulit yang terpapar dalam waktu lima menit,” kata NWS. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*