
JoSS, JAKARTA – Ada begitu banyak minyak yang dapat dipilih untuk melezatkan masakan Anda, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak kenari, minyak wijen.
Beberapa minyak yang Anda gunakan untuk memasak memang benar-benar baik untuk Anda, tetapi Anda juga perlu berhati-hati saat menggunakannya untuk memasak. Beberapa jenis minyak memiliki sisi buruk jika tidak diolah dengan benar sesuai aturan.
Nah, berikut ini 3 minyak yang biasa masak namun ternyata punya sisi buruk untuk kesehatan. Berikut adalah 3 minyak dengan sisi buruk di dalamnya yang perlu Anda ketahui sebelum memilihnya untuk diolah sebagai santapan keluarga Anda.
1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa memang sangat bagus untuk memasak pada suhu tinggi seperti menggoreng atau membuat kue. Selain itu minyak ini juga bagus untuk kue kering, cokelat panas, coklat, dan semua jenis kue manis yang cocok dengan aroma kelapa.
Namun, Asosiasi Jantung Amerika (AHA) mengeluarkan pernyataan ilmiah tahun 2017 bahwa minyak kelapa termasuk minyak jenuh yang tidak baik bagi jantung.
Bagi yang berisiko atau memiliki penyakit jantung, konsumsi lemak jenuh disarankan tidak lebih dari 6 persen dari total kalori, atau sekitar 13 gram berdasarkan diet 2000 kalori. Satu sendok makan minyak kelapa mengandung sekitar 12 gram lemak jenuh.
Baca juga: Minyak Ikan Baik Untuk Jantung Dan Otot
2. Minyak sayur
Minyak sayur adalah minyak yang biasa digunakan untuk memasak sehari-hari. Minyak sayur juga mengandung lemak trans yang dapat menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung hingga serangan stroke. Selain itu asap yang dihasilkan saat memasak dengan minyak sayur dapat berdampak buruk untuk paru-paru dan sistem pernafasan Anda.
3. Minyak Zaitun
Minyak Zaitun saat ini merupakan minyak yang paling dicari untuk pelaku pola hidup sehat. Namun jika digunakan dengan cara yang salah, minyak zaitun bisa menimbulkan dampak buruk.
Seluruh jenis Minyak Zaitun memiliki kandungan Lemak tak jenuh tunggal yang berasal dari asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yang disebut asam oleat. Bila dipanaskan dengan suhu tinggi, komposisi minyak zaitun dapat meningkatkan stabilitas kimia yang justru berbahaya bila dikonsumsi.
Selain itu, Jika Minyak zaitun dipanaskan dengan suhu lebih dari 160 derajat celcius kandungan fenol dalam minyak zaitun akan rusak dan membuat minyak zaitun sama saja dengan minyak goreng yang Anda gunakan sehari-hari. (Wiek/lna)

Leave a Reply