
JoSS, SEMARANG – Terjadi peralihan penggunaan moda transportasi massal dari pesawat ke mobil pribadi di masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru 2018/2019). Salah satu faktor penyebab adalah dibukanya tol Trans Jawa mulai Merak hingga Surabaya.
PTS General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani, Cecep Marga Sonjaya mengatakan jumlah penumpang pesawat di musim libur Nataru kemarin terpantau menurun dibanding musim libur yang sama setahun sebelumnya.
“(Karena) dibukanya ruas jalan tol baru yang melakukan pembebasan biaya tarif tol (free),” kata dia kepada JoSS.co.id, Minggu (6/1).
Cecep menjelaskan pembukaan ruas Tol Trans Jawa diakui mendorong rasa penasaran masyarakat kelas menengah atas untuk menjajal jalan bebas hambatan tersebut. Di sisi lain, faktor cuaca, hujan dan angin kencang, kurang mendukung hasrat masyarakat menggunakan moda transportasi udara.
“Minat menggunakan pesawat udara akhirnya menurun,” ujar dia.
Selama musim libur Nataru 2018/2019, lanjut Cecep, pihaknya melakukan pelayanan esktra dengan membuka posko angkutan udara, sejak 20 Desember 2018 sampai dengan 6 Januari 2019. Data sementara dari 20 Desember 2018 hingga 4 Januari 2019, total jumlah penumpang tercatat sebanyak 213.076 orang.
“Jika dibandingkan dengan data posko angkutan udara tahun sebelumnya yang sebanyak 231.070 penumpang, berarti terdapat penurunan sekitar 8 %,” terangnya.
Baca juga: Waskita Jual 5 Ruas Tol, 3 Di Antaranya Berada di Trans Jawa
Namun begitu, penurunan tidak terjadi di grafik pergerakan pesawat. Pada periode waktu yang sama sebanyak 1.989 pesawat take off dan landing di Bandara Jenderal Ahmad Yani. Atau naik sekitar 6 % jika dibanding Nataru 2017/2018 yang mencapai 1.878 pergerakan pesawat.
Peningkatan juga terjadi untuk arus pengangkutan kargo sebesar 0,2 %. Di masa angkutan udara Nataru 2018/2019 tercatat ada pergerakan kargo sebanyak 816 ton. Sementara di Nataru sebelumnya hanya selisih 2 ton, tepatnya 814 ton pengangkutan kargo.
Diketahui, Tol Trans Jawa ruas Merak – Surabaya terkonek bersamaan dengan masa libur Nataru 2018/2019. Ditandai dengan peresmian tiga ruas tol baru di Jawa Tengah oleh Presiden Jokowi. Yakni ruas Semarang – Batang, Batang – Pemalang dan Salatiga – Surakarta.
Selama sepekan atau hingga akhir tahun, tiga ruas tol itu menjalani masa uji coba. Karena fungsional, belum diterapkan berbayar alias gratis di ruas-ruas tersebut. Tarif tol mulai diberlakukan per 1 Januari 2019. (Joy/lna)

Leave a Reply