Semarang Dan Solo Sepakati Kerjasama Wisata Dan PLTSA

JoSS, SOLO – Pemkot Semarang akan fokus bersinergi dan kerjasama dengan Pemkot Solo terkait pariwisata dan realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Kehadiran jalan tol Semarang – Solo yang dibangun oleh presiden Jokowi menjadi landasan utama sinergi kedua belah pihak.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi, jalan tol itu memudahkan wisatawan untuk mengakses Semarang dan Surakarta dalam satu hari.

Harapannya baik Semarang dan Surakarta dapat sejalan dalam melakukan promosi pariwisata.

“Mungkin perlu ada kerjasama promosi wisata bareng atau saling menawarkan paket wisata satu sama lain,” kata Hendi, kepada JoSS.co.id di Solo, Senin (21/1).

Sedangkan terkait PLTSa, Hendi mengatakan jika Surakarta yang lebih dulu melakukan tanda tangan pembelian listrik yang diproduksi dari PLTSa Solo. Diakui, Semarang telah kalah satu step dibanding Solo, sehingga perlu belajar lebih dalam dari kota ini.

Lebih dari itu, Semarang dan Solo menjadi bagian dari 7 kota prioritas dalam pembangunan PLTSa. Ditambahkan, Pemkot Surakarta menjadi pemerintah daerah ke-12 yang sepakat untuk bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang dalam memajukan provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Dewan: Kinerja Pemkot Semarang 2018 Lebih Baik

Adapun sebelum Surakarta, sebelas daerah telah berjabat tangan dengan Hendi selaku Wali Kota Semarang, diantaranya Kabupaten Batang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Magelang.

“Secara khusus, kerja sama antara Kota Semarang dengan Kota Solo menjadi sangat penting, apalagi FX Hadi Rudyatmo adalah seorang senior yang mengajarkan banyak hal kepada. Terkhusus saya sampaikan terima kasih kepada senior saya mas Rudy karena menerima saya dengan baik, dan Alhamdulillah bisa ada MOU dengan Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Kota Solo,” tuturnya.

Ditambahkan Hendi, saat ini eranya kolaborasi dan bukan kompetisi. Apalagi setiap wilayah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga hari ini pihaknya belajar benyak dari Solo agar Semarang dapat semakin hebat.

Di sisi lain, Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan jika dirinya tidak pernah mengungkit masalah senior dan junior dalam hubungannya dengan Hendi.

“Mas Hendi selalu kemana mengatakan saya seniornya, tapi saya tidak pernah menyampaikan senior junior, yang penting bisa bermanfaat, senior dan junior tidak usah dipikir,” tegas Rudy.

Ia juga mengajak semua pihak untuk membuang jauh-jauh ego sektoral. Pasalnya, semua kebijakan pemerintah dimaksudkan untuk mensejahterakan warga.

“Kerjasama pengembangan wisata Solo dan Semarang harus segera direalisasikan karena adanya jalan tol yang jadi akses penghubung kedua kota,” tandas Rudy. (gus/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*