Mantan Warga Binaan Diajak Membangun Semarang

JoSS, SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak semua alumni warga binaan untuk membangun Kota Semarang bersama. Mereka yang tergabung dalam Forum Komunikasi Keluarga Besar Alumi Warga Binaan (FKKB-AWBP) juga diajak mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku di negara Indonesia.

Hendi menuturkan tidak semua warga yang pernah mendekam di balik jeruji penjara adalah jahat. Terkadang karena faktor ketidak sengajaan, ketidaktahuan, yang membuat manusia harus mempertanggungjawabkannya di dalam penjara.

“Saya yakin tidak semua orang yang pernah masuk ke dalam LP adalah orang jahat, banyak faktor seperti ketidaksengajaan. Karena itu mari kembali ke merah putih. Merah putih karena kita tinggal di Indonesia. Maka sudah menjadi tugas dan kewajiban untuk menghidupi keluarga sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di negara Indonesia. Sehingga langkah kedepan adalah membahas bagaimana kembali bisa membaur dengan masyarakat. Semua mengisi dengan hal yang positif,” terangnya kepada JoSS.co.id di Semarang, Jumat (25/1).

Dalam kegiatan Natal Bersama dan Temu Kangen FKKB-AWBP tersebut, Hendi juga mengajak mereka kembali membuka lembaran baru yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan nyengkuyung program pembangunan yang dilakukan Pemkot Semarang.

Dengan bergerak bersama, ia yakin jika Semarang akan lebih hebat lagi. Apalagi saat ini Semarang telah menjadi salah satu kota metropolitan di negeri ini.

Baca juga: Satpol PP Dituding Diskriminatif, Ini Jawaban Walikota Semarang

“Ikut menjaga keamanan, ketentraman dan kondusivitas Semarang juga dapat menjadi salah satu upaya membangun kota,” tukasnya.

Dalam kegiatan tersebut Hendi juga membuka agenda pendirian KOMPI-M atau Koalisi manusia perubahan Indonesia membangun.

Hendi berharap KOMPI-M untuk terus berkegiatan untuk bangsa ini. hendi juga tidak segan mensuport apabila KOMPIM menemui hambatan.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi. KOMPI M harus terus berkegiatan sampai orang kemudian akan melirik semangat yang luar biasa untuk menjadi manusia yang mandiri, cinta tanah air,” tandasnya.

KOMPI M yang diketuai oleh Jumari, ini selanjutkan mempunyai sejumlah agenda dan program yang berfokus mendorong alumni WBP menjadi manusia perubahan serta peningkatan skill anggotanya.

“Kami juga membuat Satgas Agen Perubahan (SAG), dimana para satgas ini bertugas sebagai upaya untuk terus mendorong manusia menjadi manusia perubahan, khususnya para alumni WBP tersebut. Adapun program yang nantinya akan dilakukan oleh Kompi akan terus melakukan progam berkelanjutan, seperti, safari budaya, pembinaan dan pelatihan skill,” imbuh Sekjen KOMPI Adhi Siswanto Wisnu. (gus/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*