
JoSS, MAGELANG – Jika malam tiba, kawasan Gunung Tidar yang sangat dikenal di Kota Magelang tak lagi gelap. Hutan kota tersebut bertambah cantik dengan penambahan lighting dan taman tematik yang ada di sisi timur.
Masyarakat pun semakin terpesona dan tertarik untuk mengunjungi satu dari beberapa landmark Kota Sejuta Bunga tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko mengatakan konsep taman tematik yang ada di sisi timur kawasan wisata Gunung Tidar ini memang menarik pandangan mata. Lokasinya pun strategis, persis di pinggir jalan utama.
Saat malam hari, tulisan ‘Magelang Kota Adipura Kencana’ itu menyala warna-warni. Bayangannya terpantul di kali yang jernih di pinggir taman. Tak ayal, banyak pengguna jalan yang berhenti sejenak, turun dan berswafoto di depan taman.
“Konsep taman terus berubah. Untuk sementara ini, perubahan fokus pada pencahayaan (lighting) agar tampilan di malam hari menarik. Taman tematik dan lighting ini cukup bagus dan berhasil menarik minat masyarakat untuk sekedar berfoto,” katanya, seperti dirilis Tribunjogja.com.
Selain itu, vegetasi berupa tanaman bunga juga ditambah demi mempercantik taman tematik di lereng gunung tidar tersebut.
Tanaman yang ditanam di taman antara lain bayam merah, krokot, serta tanaman hias berukuran kecil lainnya yang memiliki warna mencolok.
“Banyak pilihan vegetasi yang ditanam, ada bayam merah, krokot, dan tanaman hias lain yang berwarna mencolok, ada yang merah, kuning, ungu. Semakin mempercantik taman di lereng Gunung Tidartersebut,” tutur Eri.
Baca juga: Drainase Tidak Sempurna Talut Tol Batang-Semarang Longsor
Lokasi taman yang berada di lereng memiliki kontur tanah yang miring, sehingga dapat berdampak pada mudahnya tanah longsor. Untuk itu, rumput sintetis juga akan dipasang di sekitar taman yang memiliki struktur tanah yang labil dan rawan longsor.
“Nanti ada sebagian yang kita pasangi rumput sintetis di tanah yang labil dan rawan longsor. Tapi di dalamnya tetap akan kita tata tanaman dan aksesoris dekoratif yang menarik,” terangnya.
Taman tematik tersebut memiliki panjang sekitar 400 meter dan dirawat sekitar 10 orang petugas dari Disperpa Kota Magelang.
Sedari awal dibangun sebagai penghargaan atas diraihnya Piala Adipura Kencana oleh Kota Magelang. Selain itu taman ini dibangun bertujuan untuk mempercantik sisi timur kawasan Gunung Tidar.
“Penghargaan ini kemudian diwujudkan secara monumental dalam bentuk taman tematik. Tujuan lainnya agar display di sisi Timur Gunung Tidar terlihat lebih menarik,” ujarnya.
Tampilan Taman Lereng Gunung Tidar di sisi Timur ini pun terus diperbarui, demi memperindah tampilan hutan kota tersebut. Perawatan tanaman hias dan bunga pun rutin dilakukan. (Wiek/lna)

Leave a Reply