Tol Trans Jawa Baru Full Akses Jumat Pagi 21 Desember 2018

trans
Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menghadiri peresmian 3 ruas tol di Jawa Tengah (Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Salatiga-Kartasura), acara diresmikan Presiden RI Joko Widodo, sekaligus meresmikan Tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya. Hadir Menteri PUPR, Menteri BUMN, Seskab, Gubernur, Bupati/Walikota dan Komisi D DPRD Jateng. Kamis (20/21) | Foto: istimewa/joss.co.id/Lina Kasih

JoSS, SEMARANG – Tol Trans Jawa jalur Jakarta – Surabaya baru bisa diakses secara penuh mulai Jumat (21/12) pukul 06.00 pagi, meski sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis (20/12) siang.

Namun di luar 5 ruas yang diresmikan,yaitu ruas Pemalang-Batang (39,2 km), Batang-Semarang (75 km), Salatiga-Kartosuro (31 km), Wilangan-Kertosono (37,9 km) dan Pasuruan-Grati (14 km), tol yang sudah eksisting tetap beroperasi seperti sebelumnya.

Seusai diresmikan oleh Presiden Jokowi, beberapa petugas masih terlihat membersihkan tenda, kursi dan memoles lagi beberapa bagian agar lebih sempurna. Beberapa titik juga dicek ulang oleh petugas yang berwenang.

“Rencana operasinya akan dimulai Jumat, 21 Desember mulai pukul 06.00 WIB. Mulai saat itu Tol Trans Jawa bisa diakses secara penuh tanpa putus dari Jakarta sampai Surabaya,”kata Menteri negara BUMN, Rini Soemarno, Kamis (20/12).

Menurut dia, jalan Tol Trans Jawa ini sudah mendapatkan sertifikasi dan dalam kondisi sepenuhnya bagus, sehingga bisa dilalui oleh masyarakat umum.

“Alhamdulillah jalannya sudah rapi dan mendapatkan sertifikasi untuk bisa dilalui masyarakat,” kata Rini.

Untuk ruas tol yang baru diresmikan, pengguna jalan tetap dikenakan kewajiban untuk taping atau menempelkan kartu tol pada saat masuk dan keluar, namun tidak dikenakan biaya alias nol rupiah.

Pemberlakukan gratis di ruas tol yang baru dijadwalkan berlaku sampai 31 Desember 2018. Setelah itu akan dikenakan tarif rata-rata sebesar Rp 1.000 per kilometernya.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Arie Irianto, membenarkan bahwa akses tol Semarang-Batang baru dibuka untuk umum Jumat pagi.

“Sekarang masih belum kami buka untuk memberi kesempatan membersihkan tempat acara berlangsung dan pengecekan ulang sarana dan prasarana yang ada,”kata Arie kepada joss.co.id, Kamis (20/12).

Baca juga: Tujuh Ruas Tol Trans Jawa Diresmikan, Jokowi: Merak-Pasuruan Tersambung  

Hal senada disampaikan Plt Kepala Dinas PU dan Bina Marga Jawa tengah, Hanung Triyono. Menurut Hanung, supaya klir memang sebaiknya ada jeda dari saat peresmian dengan pengoperasiannya.

Dia mengatakan, saat digelar acara pasti membutuhkan banyak peralatan, sehingga seusai acara perlu dibersihkan dari ruas jalan yang dipakai acara.

Presiden Jokowi Kamis (20/12) melakukan dua kali peresmian yaitu untuk ruas uyang ada di Jawa Timur di Kilometer 671 Tol Ngawi-Kertosono, Kabupaten Jombang, dan ruas yang ada di Jawa tengah yang dilaksanakan di Kalikuto perbatasan antara Kendal dan Batang.

Sebelum meresmikannya, Presiden beserta rombongan di antaranya Menteri BUMN, Sekretaris Kementerian BUMN, direktur utama Pertamina, direktur utama BNI, direktur utama Mandiri, direktur utama BTN, direktur utama Telkomsel, direktur utama Jasa Marga dan direktur utama Waskita, mencoba secara langsung fasiliitas tol yang akan diresmikannya. Presiden dan rombongan berangkat dari Surabaya Kamis pagi.

Keterangan yang diperoleh dari Jasamarga menyebutkan, total panjang dari tujuh ruas tol Trans Jawa yang diresmikan sekitar 199,55 kilometer.

Sementara secara keseluruhan panjang Tol Trans Jawa Jakarta sampai Surabaya memiliki total panjang keseluruhan sekitar 760 kilometer.

Jokowi berharap setelah Tol Trans Jawa dibuka bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Ia yakin, kehadiran Tol Trans Jawa bisa mempercepat waktu tempuh logistik dan pergerakan masyarakat. (awo/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*