Ratusan Toilet Dibangun di Desa Wisata

toilet
Desa wisata Pentingsari | Foto: instagram desawisatapentingsari

JoSS, JOGJA – Setelah mendapat penghargaan sebagai pengelola homestay terbaik, Pemda DIY makin getol “merias wajah” desa-desa wisata di Jogja demi mendukung fasilitas homestay yang ada.

Saat ini Pemda tengah menyelesaikan pembangunan 140 toilet pada 2018 untuk mendukung fasilitas homestay di desa wisata.

Atas keseriusan dalam mengembangkan desa wisata, DIJ mendapatkan dua gelar sebagai pengelola homestay terbaik dan pengelolaan community based tourism (CBT) terbaik secara nasional 2018.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta menjelaskan selama 2018 ini Pemda DIY membangun fasilitas 140 toilet untuk homestay di berbagai desa wisata di DIY.

Bantuan Gubernur DIY itu diberikan melalui Dinas Pariwisata DIY untuk melengkapi fasilitas homestay agar memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

“Bantuan ini untuk melengkapi fasilitas homestay di rumah-rumah penduduk. Sehingga banyak wisatawan datang dan pariwisata ini terbukti bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya, Jumat (7/12) seperti dirilis Harianjogja.com.

Ia menambahkan pembangunan 140 toilet itu terdiri atas 25 unit toilet di Desa Wisata Nglinggo Samigaluh, 20 unit di Desa Wisata Segajih, Desa Hargotirto, Kokap Kulonprogo. Adapun sisanya sebagian besar dibangun di Bantul, antara lain di Karangtengah dan Wukirsari Imogiri masing-masing 25 unit toilet serta 25 unit di Mangunan dan 20 unit di Munthuk Dlingo Bantul.

Baca juga: Dinkop Jateng Bubarkan 3.000 Koperasi ‘Tidur’

Aris menegaskan untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke desa wisata pihaknya bekerjasama dengan Asita DIY selaku biro perjalanan wisata. Caranya membuat paket wisata dengan memasukkan desa wisata yang manajemennya dinilai sudah baik. Kelaikan dimasukkannya desa wisata dalam paket itu seperti aspek pelayanan dan aspek pengelolaannya baik.

“Harapannya minat wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri ini bisa meningkat dengan kunjungannya ke desa wisata,” katanya.

Aris menambahkan atas jerih payah dalam mengelola desa wisata, DIY mendapatkan dua gelar terbaik dalam pengelolaan desa wisata.

Antara lain Rejo Homestay dari Desa Wisata Kaki Langit Mangunan Bantul menjadi terbaik pertama kategori pengelolaan homestay. Kemudian Desa Wisata Nglinggo Samigaluh Kulonprogo menjadi terbaik pertama untuk kategori CBT.

“Dalam kompetisi ini jurinya dari berbagai kalangan dan DIY meraih juara pertama. Kami komitmen dengan pengembangan desa wisata,” ucapnya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*