Pertamina Siapkan SPBU Mobile Dua Arah di Trol Trans Jawa

Tol trans jawa
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Pemerintah meminta PT Pertamina untuk menyiapkan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) mobile dispencer layani dua arah di ruas Tol Trans Jawa untuk mengantisipasi kebutuhan pengguna jalan pada saat Libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan kesiapan SPBU mobile dua arah di jalur tol Trans Jawa perlu disiapkan karena libur Nataru memiliki karakteristik yang berbeda dengan libur mudik Lebaran.

Hal itu diungkapkannya di sela meninjau Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Semarang Group PT Pertamina, didampingi Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina Mas’ud Khamid dan Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon.

Dari pengalaman pengoperasian jalur tol Trans Jawa saat libur Lebaran lalu, kata dia, arus kendaraan terpantau padat satu arah, yakni pada sampai H-7 dari arah barat ke timur, sementara pada H+ berbalik dari timur ke barat.

“Namun, ini kan enggak. Natal dan Tahun Baru kan semuanya liburan, baik yang merayakan Natal ataupun tidak. Jadi, bisa potensinya dua arah (tol Trans Jawa, red.). Itu sifatnya ‘mobile’, ‘mobile dispenser’,” katanya, saat meninjau Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Semarang Group PT Pertamina,  Rabu (20/12) malam, seperti dikutip dari Antara.

Dia menuturkan untuk volume kendaraan yang melintas, kemungkinan tidak akan sepadat ketika arus mudik dan balik Lebaran, tetapi secara frekuensi bisa saja berbarengan dari yang ke timur maupun ke barat.

Baca juga: Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dorong Permintaan Eskpor Kain Tenun Bali

Sementara itu, Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid menyebutkan sudah menyiapkan 33 titik SPBU tambahan atau SPBU satgas di jalur tol Trans Jawa bekerja sama dengan pengelola tol.

“Kami sudah siapkan. Jadi, mulai Merak sampai Pasuruan, Malang, kami siapkan. Kemudian, dari Lampung sampai Palembang kurang lebih ada 200 kilometer juga kami siapkan bekerja sama dengan PT Hutama Karya,” katanya.

Untuk wilayah Jawa Tengah, kata dia, disiapkan sebanyak 18 titik sesuai dengan permintaan PT Jasa Marga selaku pengelola tol mulai Brebes sampai Ngawi.

“Yang jelas, Pertamina siap 100 persen untuk mengawal (kebutuhan BBM, red.) saat Natal dan Tahun Baru 2018/2019,” kata Mas’ud. 

Mas’ud menambahkan pihaknya menyiagakan tambahan stok bahan bakar minyak hingga 11% untuk BBM jenis `gasoline`, seperti premium, pertalite, dan pertamax series dari rata-rata normal per hari sebanyak 10.561 kiloliter menjadi 11.754 kiloliter.

“Avtur juga kami siagakan tambahan stok 7 persen dari rata-rata konsumsi normal, yakni dari 480 kiloliter menjadi 514 kiloliter untuk mengantisipasi padatnya penerbangan di bandara Jateng dan DIY selama periode libur Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Namun, diakuinya, untuk konsumsi produk BBM jenis solar untuk wilayah Jateng diprediksi turun sekitar 5 persen dari rata-rata harian sebesar 6.059 kiloliter menjadi 5.778 kiloliter karena ada pembatasan operasional angkutan barang dan kegiatan industri. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*