
JoSS, JAKARTA – Kentang goreng ternyata kurang sehat bagi tubuh. Apalagi kalau dikonsumsi secara berlebihan. Mengonsumsi kentang goreng berlebihan tak sehat. Kentang goreng diduga keras ada kaitannya dengan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Menurut profesor dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, Amerika Serikat Eric Rimm, Anda disarankan mengonsumsi hanya enam batang kentang goreng. Tidak lebih dari itu.
“Saya pikir akan lebih baik jika makanan Anda terdiri dari salad dan enam kentang goreng,” kata Rimm seperti dilansir dari New York Post pada Rabu (5/12) seperti dirilis Liputan6.com.
Sebuah penelitian yang terbit tahun lalu di American Journal of Clinical Nutrition menemukan, orang yang mengonsumsi kentang goreng hingga dua sampai tiga kali seminggu lebih berisiko meninggal daripada mereka yang makan kentang dengan cara mengolah yang lain.
Namun, penelitian ini mendapat reaksi negatif dari para konsumen. Banyak dari mereka yang mengatakan sulitnya rekomendasi yang ketat semacam ini.
“Tidak seorang pun dalam sejarah manusia yang berhenti di enam kentang goreng,” kata seorang pengguna Twitter.
“Sebagai penyedia, saya dapat menjamin bahwa akan ada penyiksaan jika kami mengubah ukuran menjadi enam potong kentang goreng,” kata seorang karyawan restoran.
Penduduk AS sendiri memang dikenal sangat menyukai produk kentang olahan. Menurut data dari Departemen Pertanian AS, masyarakat mereka paling tidak mengonsumsi hampir 116 pon kentang setiap tahun. Dua pertiganya diolah dengan digoreng.
Ahli nutrisi Lisa Young mengatakan, selama menerapakan konsep gizi seimbang, Anda tetap bisa sehat.
“Masalahnya adalah moderasi dan mengontrol porsi,” ujarnya.
Baca juga: GANJAR: Pemerintahan Jepara Tak Terpengaruh
Menurut para ahli, makan kentang goreng terlalu sering bisa memperpendek usia seseorang. Pernyataan ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.
Penelitian ini melibatkan sebanyak 4.400 orang yang berusia 45-79 tahun. Penelitian berlangsung selama 8 tahun. Selama studi berlangsung, pola makan peserta penelitian terus dipantau.
Pada tahun kedelapan, ada 236 peserta penelitian yang meninggal dunia dan sebagian besar dari peserta tersebut memiliki kebiasaan makan kentang goreng atau keripik kentang setiap minggu.
Maka, para ahli menyimpulkan bahwa makan kentang goreng setidaknya 2-3 porsi dalam satu minggu bisa meningkatkan risiko kematian lebih cepat hingga dua kali lipat.
Banyak yang mengira kalau kentang adalah salah satu jenis sayur-sayuran. Jadi, kalau ngemil kentang, sama saja ngemil sayuran. Padahal kenyataannya, kentang setara dengan makanan pokok lainnya yang mengandung karbohidrat.
Dalam hal ini, kentang sama saja nilainya seperti nasi, mie, atau bihun yang biasanya Anda makan di setiap makan besar. (Wiek/lna)

Leave a Reply