JoSS, SEMARANG – Perusahaan penyedia layanan logistik internasional DHL Express, membangun gudang ekspedisi (gateway) ketujuh di Semarang dengan nilai investasi sebesar Rp49 miliar. Pembangunan gudang tersebut ditarget rampung pada Juli 2019.
Senior Technical Advisor untuk DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan gateway tersebut akan mendukung peningkatan kebutuhan pengiriman di Kota Semarang dan secara umum di Jawa Tengah. Selain Semarang, enam gateway lain berada di Jakarta, Batam, Medan, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya.
“Gateway ini memiliki kapasitas yang mampu memproses satu juta pengiriman per tahun. Semarang sebagai pusat ekonomi di Jawa Tengah memiliki pertumbuhan melampaui rata-rata nasional,” katanya, Seperti dikutip dari Bisnis.com, belum lama ini.
Ahmad menuturkan, berlokasi di kawasan Pamularsih Semarang Barat, gudang tersebut diharapkan mampu menghubungkan bisnis di Jawa Tengah ke pasar intemasional.
Dia menambahkan fasilitas ini akan berfungsi sebagai gateway dan bonded zone atau Tempat Penimbunan Sementara/TPS), serta regulated agent dengan keahlian pemindaian untuk ekspor.
“Fasilitas DHL Express terbaru mampu menghubungkan pebisnis di Semarang dengan pelanggan pada jaringan internasional di lebih dari 220 negara,” ujarnya.
Menurutnya, Semarang telah mengalami perkembangan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir mampu tumbuh sebagai sentra bagi kota lain di Jawa Tengah, seperti Yogyakarta, Solo, dan Boyolali.
Ahmad memaparkan fasilitas seluas 3,084 m2 di atas tanah seluas 5.950 m2 mampu memberikan layanan logistik internasional terbaik di kelasnya bagi para pebisnis.
Baca juga: PT Jasamarga Bakal Bangun Hotel di 3 Ruas Tol Trans Jawa
Gateway itu dikelola oleh 30 Spesialis Intemasional Bersertifikat, fasilitas itu dilengkapi dengan peralatan canggih, seperti unit dual view X-ray yang memberikan citra yang lebih jelas untuk proses pemindaian, Explosive Vapor and Trace Detector, dan motorized conveyor system untuk meningkatkan efisiensi dalam pemrosesan barang kiriman.
Rancangan fasiltas, imbuhnya, mempertimbangkan pedoman sertifikasi keamanan Transported Asset Protection Association (TAPA) yang menggunakan penerapan standar keamanan tertinggi untuk mengangkut pengiriman melalui sistem rantai pasok.
Fasilitas tersebut juga dilengkapi lebih dari 100 kamera keamanan digital dengan timestamp, alarm kebakaran dan penyusup, serta memberlakukan akses terbatas ke area tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Semarang optimistis kehadiran fasilitas gateway ketujuh DHL Express Indonesia di Pamularsih mampu berdampak positif terhadap perekonomian wilayah setempat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkot Semarang Ulfi Imran Basuki mengatakan pada era digital saat ini diperlukan upaya untuk membuat pengiriman barang menjadi lebih efisien dan efisien.
“Fasilitas tersebut mampu memperkuat eksistensi DHL di Jawa Tengah. Selain itu, bisa membantu memfasilitasi pengiriman produksi pelaku usaha lokal,” kata Imran.
Dia berharap DHL bisa membantu dan membina pelaku UMKM di Semarang dalam memasarkan maupun mempromosikan produk ke luar negeri.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Fasilitas Kepabaean & Cukai Kantor Wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Juli Tri Kisworini, mengaku mendapatkan keluhan dari pelaku usaha dalam layanan pengiriman barang ke luar negeri.
“Semoga DHL bisa memberikan solusi layanan yang lebih bagus. Tidak hanya dari Semarang-Singapura, tetapi bisa sampai Eropa langsung,” kata Juli. (lna)

Leave a Reply