JoSS, JAKARTA – Stan Lee, pencipta karakter fenomenal seperti Captain Amerika, Spiderman, Hulk, Doctor Strange, Fantastic Four, Iron Man, Daredevil, Thor, X-men dan banyak karakter fiksi lainnya meninggal dunia pada usia 95.
Berdasarkan laporan Reuters, kabar duka tersebut sudah dikonfrimasi oleh putri Stan Lee.”Ayah saya mencintai semua penggemarnya. Dia adalah pria paling hebat dan paling baik,” ungkap putri Stan Lee, JC, Senin (12/11) seperti dirilis CnnIndonesia.com.
Bapaknya superhero Marvel ini lahir di New York City pada 28 Desember 1922 disebut berjuang melawan pneumonia.
Stan Lee dilantik ke dalam industri buku komik Will Eisnet Award Hall of Fame pada tahun 1994 dan Jack Kirby Hall of Hall of Fame pada tahun 1995. Lee juga tercatat menerima National Medal of Arts pada tahun 2008.
Di Indonesia komik lokal legendaris Si Buta dari Goa Hantu yang lagi diremake untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman juga terinspirasi komik keluaran Marvel.
Line Artist Iwan Nazif yang bertugas menggambar dalam komik Si Buta dari Goa Hantu mengatakan secara visual komik hasil adaptasinya terinspirasi komik Amerika Serikat keluaran Marvel, bukan Jepang (manga).
“Adaptasi kekinian dari si Buta. Sekarang itu orang lihat komik manga dan Marvel. Saya ke Marvel karena gambar lebih realis. Gayanya seperti komik Amerika. Tidak banyak narasi tapi lebih banyak aksi,” kata Iwan saat ditemui di Indonesia Comic Con 2018, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca juga: Sofia Vergara, Bintang Televisi Termahal Segini Honornya
Gaya menggambar ala Marvel bertujuan untuk menjaga orisinalitas komik Si Buta karya Ganes TH yang telah berusia 51 tahun ini.
Iwan pun membeberkan alasannya melakukan adaptasi. Dia berpandangan karya asli Si Buta tidak cocok dikonsumsi oleh generasi milenial.
Salah satu penyebabnya karena dalam satu halaman hanya terdapat dua panel gambar dengan banyak narasi.
“Model komik yang dulu jarang dilihat. Komik lama satu halaman itu hanya dua panel. Terdiri dari banyak narasi dengan balon kata,” ujar Iwan.
Dalam kesempatan yang sama, penulis cerita komik adaptasi Si Buta dari Goa Hantu, Oyasujiwo mengatakan kisah Si Buta dari Gua Hantu ini dihidupkan kembali dalam proyek BumiLangit [R]evolusi.
“2017 kemarin bertepatan 50 tahun Si Buta. Ada tantangan agar kisah ini bisa hidup 50 tahun lagi,” kata Oyasujiwo.
Oyasujiwo membenarkan alasan Iwan. Dia mengatakan tujuan remake kisah legenda ini agar secara visual dan gaya cerita Si Buta bisa cocok dikonsumsi oleh generasi milenial. (Wiek/lna)

Leave a Reply