Pasar Wiradesa Pekalongan Ludes Terbakar Bupati Siapkan Relokasi

Pasar Wiradesa
Bagian belakang Pasar Wiredesa Kabupaten Pekalongan terbakar Rabu (7/11) dini hari sekira jam 03.00 WIB | Foto: infosekitarpekalongan.com

JoSS, PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera menyiapkan tempat untuk merelokasi pedagang, menyusul terbakarnya Pasar Tradisional Wiradesa yang terbakar pada Rabu (7/11) dini hari.

Sedikitnya 300 lebih los dan 18 kios di  pasar itu terbakar. Kebakaran terjadi pada dini hari tersebut  saat pasar masih dalam kondisi sepi sekitar pulul 03.00 WIB.

Seorang pedagang, Samsuri (50) mengatakan, los dan kios yang terbakar merupakan daerah penjual sembako, warung dan daging. Samsuri mengaku melihat api yang sudah membesar berasal dari bagian tengah di antara los pasar.

“Api tiba-tiba membesar cepat merembet sampai pemadam datang, disiram api terus berkobar,” kata Samsuri, seperti dikutip dari Kompas.com.

Pedagang yang panik langsung mencoba menyelamatkam barang dagangannya. Enam mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten/Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang didatangkan untuk memadamkan api.

Baca juga: Awas! Kelelawar Bawa Ancaman Penyakit Baru

Pedagang lain, Eko Sulistyo menjelaskan, hingga kini belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. “Dugaan sementara karena ledakan tabung gas dari salah satu warung,” jelas dia.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau lokasi mengatakan pihaknya akan segera melakukan perbaikan Pasar Wiradesa. Sementara itu untuk sementara ratusan pedagang akan ditempatkan di sekitar pasar sembari menunggu pembangunan.

“Kami akan koordinasikan dengan jajaran serta dinas gterkait untuk melakukan revitalisasi Pasar Wiradesa, hal tersebut akan kami lakukan sesegera mungkin,” katanya, Rabu (7/11).

Asip menuturkan, Pasar Wiradesa sudah berumur 30 tahun lebih, dan menjadi satu di antara pasar terbesar yang ada di pantura barat.

“Pasar Wiradesa ini memang sudah direncanakan akan direvitalisasi, karena bangunan sudah tua, untuk menghidupkan perekonomian pasar kembali pasar darurat sangat dibutuhkan dan akan kami bangun secepat mungkin,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, pihak pasar dan dinas terkait akan mendata terlebih dahulu jumlah pedagang yang terdampak akibat kebakaran tersebut yang tuntuk kemudian ditempatkan di pasar darurat.

“Lokasinya ada di belakang pasar yang terbakar, kami berharap para pedagang agar sedikit bersabar. Saat ini, kami akan fokus membangun tempat berdagang sementara bagi pedagang yang kiosnya terbakar,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*