
JoSS, JAKARTA – Paparan pornografi pada anak sangat berbahaya. Sebab, dapat menjadi kecanduan dan berpengaruh pada gangguan perilaku anak.
Bila paparan pornografi terjadi dalam waktu yang lama bisa berakibat pada gangguan jiwa berat. Hal itu dikatakan oleh dokter kesehatan jiwa RSJ Soeharto Heerdjan.
Bahkan, kata Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja RSJ Soeharto Heerdjan, dr. Suzy Yusna Dewi Sp.KJ(K) paparan pornografi dalam jangka waktu pendek pada anak bisa menyebabkan gangguan perilaku.
“Pornografi merusak fungsi otak yang berakibat pada gangguan perilaku dan gangguan emosi. Lama kelamaan akan menyebabkan gangguan struktur otak dan kerusakan otak,” kata Suzy seperti dirilis Tempo.co.
Suzy mengisahkan ada pasien di RS Soeharto Heerdjan yang masih duduk di bangku SMP dengan kasus menyebarkan video pornografi dirinya sendiri dengan teman perempuannya di media sosial. Penyebaran video tersebut merupakan ancaman dari pasien untuk menutup mulut teman perempuannya.
Tindak asusila yang ternyata dilakukan di rumah sendiri dan sudah berulang kali itu berawal dari kecanduan pasien terhadap konten pornografi yang sering dilihatnya.
“Ini sudah termasuk gangguan mental dan harus diberikan obat psikotropika,” kata Suzy.
Baca juga: Gibran Rakabuming Kapok Main Film
Oleh karena itu, dia meneankan pentingnya peran pengasuhan dan perhatian yang diberikan orang tua kepada anak. Berdasarkan banyaknya kasus gangguan mental pada anak yang ada di RS Soeharto Heerdjan, Suzy mengungkapkan paling sering terjadi pada pola asuh orang tua yang permisif atau membolehkan anak melakukan apa pun.
Beredarnya banyak video mesum di era digital memang membuat banyak orang khawatir, terutama orang tua yang punya anak kecil atau remaja.
Akses untuk menonton video seperti ini semakin mudah dengan semakin berkembangnya gawai dan akses internet yang juga semakin mudah.
Alhasil, mereka pun mulai kecanduan menonton video mesum dan membuka situs pornografi. Kecanduan, dalam hal apa pun, tidaklah baik. Ini termasuk kecanduan pornografi atau kecanduan menonton video mesum.
Ada beberapa alasan mengapa seseorang harus menghentikan dirinya dari kecanduan pornografi atau dari kecanduan menonton film porno. Kecanduan pornografi atau kecanduan menonton film porno tidak ada manfaatnya dan bahkan memberikan dampak buruk.
Sebaliknya, berhenti kecanduan pornografi akan berdampak baik pada diri sendiri, seperti dilansir dari Boldsky berikut ini.
Disfungsi ereksi adalah masalah yang umum dialami oleh pria. Ketagihan pornografi dan proses masturbasi bisa membuat otak bekerja sedemikian rupa sehingga bisa menghentikan atau mengganggu kehidupan seksual seseorang. Tapi saat berhenti menonton pornografi, mereka bisa menghentikan masalah kesehatan semacam ini.
Ketika seseorang menonton video mesum dan film porno, dia akhirnya melakukan masturbasi yang menyebabkan energinya terkuras, baik mental maupun fisik. (Wiek/lna)

Leave a Reply