Minum Obat Campur Air Soda, Berbahayakah?

minum obat
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Minum obat biasanya menggunakan air putih. Namun kadang ada juga seseorang minum obat dengan menggunakan air soda. Atau setidaknya minum soda sesaat setelah minum obat. Pertanyaannya, bolehkah demikin?

Setidaknya hal ini dialami oleh seorang wanita di Ciputat, Tangerang Selatan, yang dirawat di rumah sakit karena berusaha bunuh diri dengan membakar dirinya.

Hal itu ia lakukan karena usaha bunuh diri sebelumnya dengan minum obat dicampur soda gagal.
Inspirasi sang wanita untuk bunuh diri dengan minum obat dan minuman bersoda kemungkinan datang dari anggapan populer bahwa dua hal tersebut berbahaya bila dicampur.

Ahli ginjal dr Tunggul D. Situmorang, SpPD, KGH, yang dirilis Detik.com, mengatakan bahwa obat dan minuman bersoda pada dasarnya memang bisa menimbulkan reaksi. Hanya saja reaksi antara keduanya tidak akan menimbulkan efek fatal.

“Memang ada reaksinya, tapi nggak ada ceritanya seperti itu (minum obat dengan soda -red) bikin mati,” kata dr Tunggul beberapa waktu lalu dan dikutip Kamis (8/11).
Dijelaskan lebih jauh bahwa minuman bersoda kemungkinan bisa mengganggu proses penyerapan obat ke dalam tubuh.

Nah hal yang sama juga bisa terjadi dengan susu, kopi, atau teh oleh karena itu dianjurkan minum obat dengan air putih.

Baca juga: Ke Jepang Ganjar Pastikan PLTU Ramah Lingkungan

Air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah. Selain itu air putih juga tidak mengandung kalori ekstra dari gula yang mungkin tidak baik bagi beberapa orang seperti pasien diabetes.

Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan atau pun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat.

Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*