Awas, Minum Air Berlebihan Bisa Keracunan

JoSS, JAKARTA – Umumnya, setiap orang disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan hariannya dengan cara minum air minimal 8 gelas sehari atau sekitar 2 liter air.

Meski begitu, aturan takaran ini tidak sepenuhnya bagi setiap orang. Ini karena kebutuhan cairan memang harus disesuaikan lagi dengan aktivitas, kondisi lingkungan, dan kondisi fisik seseorang.

Lalu bagaimana jika seseorang justru kelebihan mengonsumsi cairan? Apakah hal ini berpengaruh pada kondisi tubuh?

Seperti dirilis Viva.co.id kelebihan cairan justru bisa membahayakan kesehatan. Seperti sejumlah kasus di bawah ini.

Minum air dalam jumlah yang sangat banyak dalam waktu yang singkat dapat membuat kadar sodium dalam darah turun sangat drastis. Kondisi ini dikenal dengan sebutan hiponatremia.

Baca juga: Asiik, Becak Listrik Android Bakal Bersliweran Di Jogja

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa semakin parah dan menyebabkan tubuh keracunan air atau intoksikasi air, yang nantinya berakibat fatal.

Meski dibutuhkan, pada kenyataannya tidak semua air yang diminum memiliki ion yang dibutuhkan tubuh. Ion ini nantinya akan keluar bersama keringat dalam bentuk garam.

Nah, apabila konsumsi air terlalu banyak tanpa disertai penambahan keseimbangan asupan garam, baik dari makanan atau minuman, maka konsentrasi garam dalam darah akan berkurang.

Konsentrasi garam dalam darah diperlukan tubuh untuk menjaga tekanan darah, kerja otot, dan saraf agar tetap bekerja normal.

Konsentrasi garam yang normal berkisar antara 135-145 mmol/liter. Sedangkan konsumsi air yang terlalu banyak dapat mengurangi konsentrasi garam hingga sekitar 115-130 mmol/liter.

Gejala yang timbul saat seseorang terlalu bayak minum air sebenarnya hampir mirip dengan gejala ketika seseorang kelelahan atau kepanasan. Kondisi ini bermula akibat ginjal tidak bisa mengatur lagi jumlah air yang ada, akibat adanya ketidakseimbangan ion.

Air yang tidak dapat dikeluarkan kembali ini pada akhirnya kembali terserap dalam aliran darah dan membuat tubuh menyimpan air terlalu banyak. Air yang terlalu banyak dapat menyebabkan terjadinya pembesaran berbagai seluruh tubuh, sehingga mengganggu fungsi sel dalam tubuh.

Apabila pembesaran ini terjadi pada sel otak, maka akan menimbulkan tekanan dalam tulang tengkorak meningkat. Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti sakit kepala, mual, dan muntah-muntah.

Dalam beberapa kasus yang serius, keracunan air juga dapat menyebabkan kram otot dan kesulitan bernapas, yang disertai dengan kegagalan fungsi otak.

Untuk memastikan tubuh tidak kelebihan cairan dan membuatnya keracunan, para ahli menyarankan untuk minum secukupnya saat haus.

Selain itu, Kamu juga dapat mengetahui kecukupan cairan tubuh dengan cara melihat warna urine yang dikeluarkan. Selain itu, hindari minum air dalam jumlah banyak dalam waktu yang singkat. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*