JoSS, SEMARANG – Tiara Andini Prastika Pebalap sepeda putri Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas di nomor Downhill Putri.
Berlomba di lintasan Khe Bun Hill, Subang, Senin(20/8), Tiara sukses menjadi yang terbaik. Berhasil menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu terbaik 2 menit 33,056 detik, catatan waktu Tiara unggul jauh dari pesaing terdekat Vipavee Deekaballes asal Thailand.
Wakil Thailand itu menjadi terbaik kedua setelah terpaut 9,598 detik dari catatan waktu milik Tiara. Prestasi yang ditorekan oleh Tiara itu disambut gembira oleh para pendukung serta sang pelatih.
Dia juga unggul 9,608 detik dari peringkat ketiga yang juga diraih oleh wakil Indonesia, Nining Porwaningsih.
Prestasi yang diraih gadis kelahiran Semarang 22 Maret 1996 ini tentunya menjadi kebanggaan bagi warga Semarang, Jawa Tengah dan seluruh warga Indonesia.
Kebanggaan warga Semarang itu terlihat dari sejumlah akun yang mengenal putri dari pensiunan pegawai PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Maruto Heru Prabowo ini.
Sebuah akun FB Etty laksmiwati mengatakan Selamat ya cah ayu yang selalu ceria, selamat juga untuk pak Maruto Heru Prabowo dan mbak Cicik atas prestasi putrinya yang membanggakan dan mengharumkan nama bangsa.
Tiara menorehkan prestasi luar biasa di Asian Games 2018. Putri terbaik Kota Semarang yang turun di ajang olahraga sepeda gunung (downhill) bernama Tiara Andini Prastika berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.
Baca juga : Ini Alasan Status Gempa Di Lombok Tidak Sebagai Bencana Nasional
Ibunda Tiara, Suciyanti mengaku bangga dan bahagia atas prestasi yang diraih putrinya,
“Perasaan bangga sekali, terharu, campur aduk. Pokoknya senang dengan prestasi Tiara,” kata Suciyanti, Senin (20/8).
Dia memang tidak bisa mendampingi putrinya berlaga di Asian Games, namun dia mengikuti dari televisi saat putrinya menapaki tebing-tebing terjal dengan sepedanya. Ia juga menyaksikan anaknya bertanding lewat video streaming.
“Saya hanya bisa melihat di streaming. Saat menang tadi, saya juga tidak ngeh kalau itu Tiara,” tambahnya.
Namun saat dikabari jika anaknya menyumbangkan medali emas, ia langsung menangis.
“Senang sekali, bagaimana tidak, cita-cita anak saya untuk terus menorehkan prestasi tercapai. Apalagi ini di ajang Asian Games dengan peserta dari negara-negara di Asia,” terang warga Kalialang Baru RT 4 RW 7 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati ini, seperti dikutip dari Jatengtoday.
Atas prestasi yang diraih anaknya ini, Suciyanti berharap Tiara tidak mudah puas. Masih banyak prestasi yang harus diraih oleh anak ketiga dari lima bersaudara itu.
“Dia cita-citanya go internasional. Semoga dengan capaian ini, apa yang dicita-citakan dapat terwujud,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply