Penggunaan Daya Naik 5%, Ini Cara PLN Jamin Listrik Asian Games

listrik
Jajaran PLN melakukan pengecekan sekaligus inpeksi powerbank atau mobile sub station PLN untuk memastikan pasokan listrik selama gelaran Asian Games ke-18 mendatang aman | Foto : instagram pln_disjaya

JoSS, JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan pasokan listrik selama gelaran Asian Games ke-18 mendatang aman. Prediksi peningkatan penggunaan daya sebesar 5% juga telah diantisipasi.

General Manager PLN Disjaya Ikhsan Asaad mengatakan, PLN menambah beban puncak daya sebesar 5% dari semula.

“Naik 5 persenlah, biasa beban puncaknya 5000 MW naik sekitar 200 Mega,” ujar Asaad saat ditemui di Forum Promoter Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (31/7).

Selain menambah daya, PLN menyiapkan 51 unit powerbank atau mobile sub station yang tersebar di sekitar venue di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan daya pada kegiatan di luar ruangan.

“Kebetulan pihak INASGOC meminta untuk penambahan daya sebesar 30 juta watt diluar yang eksisting, seperti itu untuk tenda-tenda, itu kan semua membutuhkan daya tambahan,” tambah Asaad.

“Pakai powerbank masing-masing 10.000 watt. Karena pakai listrik dari eksisting tidak cukup takutnya mati melulu lampunya,” lanjut Asaad.

Baca juga : Beban Produksi Melonjak PLN Janji Tak Naikkan Tarif Listrik

PLN memiliki beberapa alasan dengan memilih menggunakan powerbank untuk menambah daya pada kegiatan luar ruangan, ketimbang menggunakan genset.

Asaad menjelaskan, penggunaan powerbank dinilai lebih ramah lingkungan dan mampu mengurangi polusi suara yang ditimbulkan.

“Untuk venue saya jamin karena memang berlapis-lapis (cadangan pasokan listrik). Kita setiap tahun mengganti kabel-kabel yang sudah tua,” ujarnya.

Selain memberikan cadangan pasokan listrik, PLN juga menaikkan total beban daya di Jakarta, dari yang semula sebesar 5000 MW naik sebesar 5% yaitu sebesar 200 MW

Lebih lanjut, Asaad menjelaskan, selain peningkatan yang dilakukan di venue-venue yang menjadi gelaran Asian Games, PLN juga meningkatkan daya di sejumlah fasilitas umum.

“Bukan hanya venue hotel, rumah sakit, pusat pembelanjaan kita tingkatkan,” ujarnya seperti dikutip dari Kabar24.

Kendati semuanya dinilai aman, Asaad membeberkan, pekerjaan yang dilakukan PLN bukan tanpa halangan, terutama pada venue yang sudah berumur.

Terkendala ketidaksiapan instalasi venue, banyak instalasi yang tua-tua, sehingga menyulitkan dalam proses instalasi, seperti GOR Bulungan,” ungkap Asaad.

Meski demikian, secara keseluruhan kesiapan pasokan listrik untuk gelaran Asian Games dinilai sudah sangat siap. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*