Carica, Buah Khas Dieng yang Kaya Manfaat dan Cocok untuk Oleh-Oleh

Carica Pubescens Dieng
Carica Pubescens Dieng (wisata.banjarnegarakab.go.id)

DIENG, Wonosobo, dikenal sebagai tempat yang mempesona dengan keindahan alamnya, tetapi ada sesuatu yang lebih daripada pemandangan alamnya yang menakjubkan.

Daerah ini juga merupakan rumah bagi buah khas yang sering diolah menjadi berbagai produk, yaitu buah carica. Mungkin belum banyak yang tahu tentang buah ini, tetapi carica memiliki cerita menarik di baliknya.

Carica (Carica Pubescens) sebenarnya adalah varietas pepaya gunung yang tumbuh di daerah dataran tinggi dan beriklim sejuk seperti Dieng, Wonosobo. Dulunya, penduduk setempat menyebutnya sebagai “buah gandul Dieng” karena buahnya tumbuh menggantung seperti gantungan. Kemudian, kata “carica” diadopsi dari bahasa Latin yang berarti “pepaya” untuk membedakannya dari pepaya biasa.

Meskipun masih dalam keluarga pepaya, buah carica memiliki tekstur dan rasa yang berbeda. Teksturnya lebih mirip dengan nangka, dan rasanya segar dengan sedikit keasaman, mirip dengan buah nanas. Ukuran buah carica juga kecil, sekitar seukuran telapak tangan orang dewasa.

Baca Juga: Rekor Baru: Dataran Tinggi Dieng Terus Membeku, Embun Es 14 Hari Berturut-turut”

Keunikan lainnya adalah bahwa buah carica biasanya tumbuh bergerombol di pohon, dan berubah menjadi warna kuning saat matang atau setelah diolah. Buah ini juga memiliki biji yang kecil-kecil dan rasanya manis, sehingga sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sirup.

Tapi apa yang membuat carica begitu menarik adalah manfaat kesehatannya. Buah carica kaya akan vitamin, termasuk vitamin B, C, E, dan karotenoid (provitamin A), yang berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melawan radikal bebas penyebab kanker.

Selain itu, buah carica juga mengandung enzim papain yang dapat mempercepat proses pencernaan dan bahkan digunakan sebagai obat untuk sembelit.

Di Kabupaten Wonosobo sendiri, buah carica menjadi bahan dasar berbagai produk, seperti sirup, manisan, selai, keripik, dan dodol carica. Bahkan, buah ini juga bisa diolah menjadi minuman segar yang cocok sebagai oleh-oleh.

Meskipun belum begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan Gen Z, buah carica memiliki potensi besar untuk menjadi buah yang sangat dicari karena kaya manfaat kesehatannya.

Buah carica yang telah diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman itu kini telah menembus pasar internasional. Padahal awalnya buah yang tumbuh subur di ladang-ladang milik warga ini dulunya diabaikan.

Kini buah carica berhasil menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat dan dikembangkan dalam skala yang lebih besar dan inovatif. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*