Pengamat Militer Dunia Prediksikan Hal Mengerikan Jika Kim Jong-Un Meninggal Dunia

Foto: theconversation.com

JoSS, PYONGYANG – Tensi bilateral negara-negara besar dunia tengah memanas menyusul pandemi virus corona yang telah menginfeksi jutaan manusia di dunia dan membunuh ratusan ribu orang. Isu terkini yang tak kalah panas adalah kondisi pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un yang dikabarkan kritis.

Pertanyaan tentang kesehatan diktator Korut itu mengemuka setelah ketidakhadirannya dalam peringatan ulang tahun ke-108 kakeknya, pendiri Kerajaan Hermit Kim Il Sung. Peringatan yang digelar pada 15 April lalu.

Spekulasi dan prediksi semakin liar menyusul memburuknya kondisi pemimpin diktator berusia 36 tahun itu. Meski demikian, hingga detik ini tak ada pihak manapun yang mampu menyatakan kebenaran dari isu kondisi Kim Jong Un. Negeri tetangga, Korea Selatan pun mengecilkan laporan soal kesehatan Jong-Un.

Kondisi Kim Jong Un menjadi bahasan para pengamat militer dunia. Bahkan mereka telah memprediksikan apa yang mungkin terjadi seandainya Kim Jong Un meninggal dunia.

Para pengamat memprediksi, akan terjadi krisis geopolitik yang besar dan bisa memicu perang dingin yang selama ini terjadi antara Korea Utara dengan negara blok barat menjadi perang panas.

Selain itu yang paling menakutkan ialah, terjadi perang saudara di Korea Utara untuk memperebutkan kekuasaan yang ditinggal Kim Jong Un jika di mati. Kondisi ini akan memicu gelombang pengungsian dan rentan akan pelanggaran kemanusiaan.

Sementara Amerika bakal memanfaatkan kondisi itu dengan untuk melakukan intervensi seperti yang mereka lakukan di Afghanistan dan Irak.

“Ini akan menyebabkan konflik internal di antara unit-unit dan dapat meningkat menjadi perang saudara yang meluas,” kata David Maxwell seorang pensiunan kolonel pasukan khusus kepada Military Times seperti dikutip VIVA Militer, Kamis (23/4).

Baca juga: Wanita Ini Kandidat Terkuat Pimpin Korea Utara, Jika Kim Jong-Un Wafat

Jika terjadi kerusuhan di Korea Utara, Maxwell mengatakan AS dan Korea Selatan mungkin tidak memiliki pilihan selain terlibat.

Aliansi AS akan harus siap untuk mengamankan dan membuat seluruh program WMD aman, nuklir, kimia, senjata biologi dan cadangan, fasilitas manufaktur, dan infrastruktur manusia (ilmuwan dan teknisi). “Ini adalah operasi darurat,” katanya.

Kurangnya penerus yang jelas dapat menyebabkan keruntuhan rezim yang harus dihadapi AS dan Korea Selatan untuk ditangani, kata Maxwell. Ia menambahkan bahwa perencana militer, termasuk dirinya sendiri, telah lama memberi pengarahan kepada para pemimpin senior tentang apa yang bisa terjadi.

Ada “bencana kemanusiaan yang akan terungkap di Korea Utara,” menambah pergolakan yang ditimbulkan oleh pandemi Virus Corona COVID-19,” ujar  Maxwell.

Bahkan saat ini Pemerintah Amerika Serikat sudah menyiapkan rencana darurat jika pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un meninggal dunia.

Sumber mengatakan kepada Fox News bahwa mereka membahas nasib Korea Utara setelah laporan intelijen AS yang mengklaim kesehatan Kim Jong Un kritis pasca-operasi kardiovaskular.

Dikutip dari Fox News, pada 22 April 2020, sumber intelijen pertahanan mengatakan pada Selasa bahwa bahwa pemerintah AS memiliki rencana yang luas jika Kim Jong Un tiada, dengan mempertimbangkan semua komplikasi yang timbul dari kematiannya.

Pejabat itu menggambarkan kemungkinan krisis kemanusiaan besar di Korea Utara yang dapat mengakibatkan jutaan orang kelaparan dan eksodus massal pengungsi Korea Utara ke Cina. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*